oleh

Mayoritas Ketua DPC Inginkan Ashar Terpilih Kembali, Pakar Sebut Karena Prestasi Pemilu

Editor : any Ramadhani, Penulis : Suryadi-Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Musyawarah Wilayah (Muswil), pada tanggal 16-17 Januari 2021 di Hotel Claro Makassar, dipastikan akan memilih kembali Azhar Arsyad menahkodai DPW PKB Sulsel tahun mendatang.

Pakar Politik Unismuh Makassar, Andi Luhur Prianto, memberikan pandangan, PKB termasuk partai dengan capaian elektoral yang mengikat di Pemilu 2019.

Pencapaian itu harus dilihat sebagai kinerja kepengurusan secara kolektif. Meskipun tidak bisa dinafikan juga bahwa ada determinasi kepemimpinan ketua umum dibalik semua itu.

“Wajarlah kalau dukungan melanjutkan kepemimpinan terus mengalir. Karena ini prestasi partai,” katanya, Minggu (10/1/2021).

Menurutnya, tradisi kepemimpinan di PKB berbeda dengan partai lain. Bagaimanapun PKB terkoneksi dengan kultur dan jemaah NU. Pemimpin-pemimpin di PKB tetap harus memperoleh legitimasi moral dari tokoh-tokoh NU.

“Tantangan PKB ke depan adalah di pelembagaan partai. Secara umum, partai-partai politik itu memang masih di kelola secara secara personal atau sekelompok elit. Dan itu derajat terendah dalam pelembagaan partai. Dari waktu ke waktu, pengelolaan partai harus semakin demokratis,” jelasnya.

Ditambahkan, keputusan di Muswil jangan hanya sekedar bargaining power. Muswil sebaiknya juga menghasilkan keputusan yang bersifat strategis.

“Misalnya bagaimana strategi PKB pada pelayanan pada konstituen yang inovatif dan strategi perluasan basis pemilih,” pungkasnya.

Diketahui, pada pileg 2019 lalu, Azhar terpilih menjadi anggota DPRD Sulsel dari dapil Pinrang Sidrap dan Enrekang. Ia memandang PKB pun perlu untuk membuat semacam kawasan penyangga di segala lini

“Setidaknya dengan cara, menciptakan kader-kader partai yang memahami berbagai masalah daerah dan bangsa. Juga emperkuat loyalitas dan integritas kader terhadap visi-visi PKB, NU dan kebangsaan, mendidik kader-kader yang siap bekerja untuk kepentingan dan masa depan Partai dan rakyat,” jelasnya. (*)