oleh

Prof Ridwan: Kabut Misterius Covid-19 Jadi Darurat Kesehatan Masyarakat

Editor :Ashar Abdullah , Penulis : Ami-Gaya Hidup, Kesehatan, Megapolitan, Pemerintahan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kabut covid-19 telah menyelimuti bumi sekira satu tahun. Waktu yang cukup panjang untuk suatu pandemik. Dengan daya tular yang semakin meningkat, covid-19 telah menyesuaikan struktur biologiknya dengan kondisi lingkungan tempat virus bertumbuh.

Ketua Tim Konsultan Satgas Covid-19 Sulsel, Ridwan Amiruddin mengingatkan, kemampuan adaptasi virus corona dalam bermutasi sungguh luar biasa, berbagai varian baru terlaporkan dari berbagai wilayah.

Tentu ini akan berdampak pada pertumbuhan kasus yang terus meningkat. Bahkan, virus yang berasal dari Wuhan, China ini diprediksi akan berlangsung lama hingga bertahun tahun.

“Sekiranya ini benar, maka tentu kondisi kehidupan akan berubah total. Perlu adaptasi perilaku baru total untuk survive,” ucap Ridwan Amiruddin.

Menurutnya, siapa yang tidak adaptif akan tergerus. Pasalnya, melawan pandemik dengan perilaku yang tidak adaptif akan berakhir dengan kematian.

“Kehidupan telah berubah dan perubahannya diluar kendali akibat dari eksploitasi ekologi yang tidak seimbang,” ujarnya.

Akademisi Universitas Hasanuddin Makassar ini menganggap, kabut covid 19 telah menjadi public health emergency. Kedaruratan kesehatan masyarakat semestinya di kelola dengan pendekatan public health bukan dengan pendekatan individual.

“Pendekatan public health mengutamakan aspek promosi kesehatan dalam pemutusan mata rantai penyakit. Bagaimana menjaga kesehatan agar tidak jatuh sakit. Bagaimana orang yang sehat tetap sehat dan produktif. Kalau ada yang jatuh sakit terdeteksi dengan cepat, sehingga tidak menjadi sumber penularan di sekitarnya,” tegasnya.

Kata Ridwan, Intervensi publik health adalah membendung kasus di hulu bukan menangkap kasus dihilir. Karena itu sifatnya lebih holistik di bawah payung regulasi yang ketat.

Sementara kebijakan vaksinasi hanyalah salah satu bentuk intervensi spesifik bersifat individual, memerlukan waktu tahunan untuk membentuk imunitas kelompok.