oleh

UIM Gandeng UNTAG Semarang Kerjasama Kampus Merdeka

Editor :any Ramadhani-Kampus

LSEMARANG, RAKYATSULSEL.CO – Penandatanganan memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang dan Universitas Islam makassar menjadi bentuk kerjasama yang modern dalam dunia pendidikan terkhusus merumuskan konsep kampus merdeka.

Adapun isi dari MoU kedua kampus yaitu, terkait sinergi dalam tridarma perguruan tinggi. Juga bentuk kolaborasi merdeka belajar-kampus merdeka. Kerja sama kedua institusi tersebut, dalam rentang waktu lima tahun ke depan.

Rektor UNTAG Semarang, Prof Dr Suparno menyampaikan, kerja sama dengan UIM yang baru saja dianugerahi perguruan tinggi Nahdatul ulama terbaik ke V seluruh Indonesia sangat strategis di tengah pandemik Covid-19 tantangan wisudawan khususnya sarjana saat ini bukan hanya masalah berebut peluang di perusahaan terbaik.

“Namun, juga harus mampu bertahan dengan eksistensinya,” ucapnya. Dia menuturkan, untuk menghadapi tantangan di era Revolusi Industri 4.0 ini dibutuhkan kreativitas dan skill untuk dapat menjalani arus global.

Sementara itu, Rektor UIM Majdah M Zain didampingi Wakil Rektor V bidang kerjasama, Prof DR H.M Arfin Hamid mengutaran, kerja sama dengan Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang ini disambut dengan sangat positif. Sebab, sinergi kampus dinilainya, dalam tahap implemrntasi bisa lebih mudah dilakukan.

Menurut, paradigma kompetisi antara kampus sudah tidak dipakai lagi. Baginya, yang ada sekarang adalah mitra. Sebab masing-masing kampus sekarang punya kekhasan dan unggulan pada bidang tertentu.

“Kalau mau belajar pertanian bisa ke UIM Ini sangat bagus. Kami sangat terbuka,” ujarnya.

Kedepanya, pihaknya berharap implementasi dari Kerjasama ini tidak hanya di atas kertas, pihaknya sangat terbuka untuk menjalani sigergi ke unit kerja selanjutnya. Dalam hal ini level fakultas hingga tingkat prodi. (*)