oleh

Pengurus Kadin Prov Sulsel Resmi Dilantik

Editor :Lukman , Penulis : Irawati-HL, Megapolitan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Sulawesi Selatan periode 2020-2025 di bawah kepemimpinan Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) resmi dilantik di Hotel Four Point by Sheraton, Jumat (11/12/2020).

Di tengah pandemi Covid-19, pelantikan Kadin berjalan khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu, sebelum pelantikan seluruh pengurus Kadin yang dilantik telah melakukan Screening Covid-19.

Ketua Kadin Prov Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), mengatakan, dengan kondisi pandemi yang masih belum sepenuhnya pulih, tentu seluruh elemen baik organisasi, pemerintahan maupun masyarakat harus terus mawas diri dengan memperhatikan protokol kesehatan agar keadaan bisa pulih kembali.

“Dalam kondisi ini kita harus sama-sama saling berkolaborasi agar kondisi bisa segera membaik. Diawali dengan perbaikan kondisi kesehatan dan setelah itu pertumbuhan perekonomian juga akan tumbuh secara perlahan,” kata Andi Iwan Aras.

Menurutnya, dengan sudah adanya vaksin serta angka case yang terus berkurang di Sulsel, sudah bisa menjadi pemicu bangkitnya ekonomi dari keterpurukan.

“Sulsel harusnya sudah bisa bangkit dari keterpurukan ini, tentu jika kita sama-sama sadar akan pandemi ini. Termasuk dengan tidak melanggar protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Apalagi juga sudah ada vaksin,” lanjutnya.

Selain itu, lanjut AIA, dengan adanya kepengurusan baru ini, Kadin akan terus berusaha sebisa mungkin memberikan kontribusi untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi Sulsel. “Kami berharap dengan adanya sinergi bersama Pemerintah Provinsi Sulsel kita bisa bangkit dan mewujudkan cita-cita kita bersama,” tegasnya.

AIA menambahkan, semakin tahun berjalan dunia terus mengalami perubahan. Perkembangan semakin pesat, pun dalam dunia bisnis. “Kita tahu bersama dunia usaha memiliki pesaing yang keras, kompetitif, sehingga kita perlu untuk terus berinovasi. Kita harus tetap menjaga momentum ini agar ekonomi bisa bergairah,” jelasnya.

Menurutnya, menumbuhkan kembali kepercyaan investor dan kenyamanan secara psikologis bisa menjadi langkah strategis Kadin untuk ekonomi membaik. (*)