oleh

Dulu Bersebarangan, Tokoh Masyarakat Gowa Ini Hijrah ke Adnan-Kio

GOWA, RAKYATSULSEL.CO – Dukungan masyarakat kepada Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Malaganni untuk melanjutkan kepemimpinan di Gowa terus mengalir. Satu persatu kelompok atau tokoh berpengaruh yang dulunya berseberangan, kini datang bergabung.

Terbaru adalah Asrul Lulu Daeng Bunga. Tokoh masyarakat yang dulunya tak mendukung Adnan-Kio di periode pertama. Sikap Asrul berubah setelah melihat kinerja bagus Adnan-Kio selama lima tahun memimpin.

Asrul akui, prasangkanya selama ini terhadap Adnan-Kio, tidaklah benar. “Ternyata Pak Adnan dan Karaeng Kio selama memimpin Gowa, betul-betul memperhatikan masyarakat. Kita bisa saksikan sendiri kebijakan-kebijakannya yang pro rakyat,” katanya, Kamis (3/12/2020).

Sebelum hijrah, Asrul memang resisten besar terhadap Adnan-Kio. Makanya, saat Pilkada Gowa 2015 dan Pilgub Sulsel 2018, Asrul kerap melontarkan kritik terhadap Adnan-Kio.

“Namun, setelah kami perhatikan secara saksama, program-program yang telah dilakukan Pak Adnan dan Karaeng Kio rupanya baik untuk masyarakat. Baik itu pada program pendidikan, keagamaan, kesehatan, hingga infrastruktur,” ungkap Asrul.

Makanya, Asrul berkesimpulan, visi dan gaya memimpin Adnan-Kio perlu untuk didukung. Agar, masyarakat bisa lebih mendapatkan dampak positifnya dari tiap kebijakan yang direalisasikan.

“Apalagi kan setelah kami telisik program yang akan dilakukan ke depan, Adnan-Kio benar-benar ingin membangun SDM yang unggul di Gowa. Dan kita yakin, kalau pemimpin daerah sudah berpikir tentang peningkatan kualitas manusia, maka tentu akan sejalan dengan kemajuan dan perkembangan daerah,” tuturnya.

Untuk itu, ia kini mengajak keluarga besarnya dan masyarakat pada umumnya, untuk memilih Adnan-Kio pada 9 Desember mendatang.

“Marilah kita semua bersama-sama mendukung Pak Adnan dan Karaeng Kio. Jangan biarkan beliau bekerja sendiri untuk membangun Gowa. Karena kemajuan Gowa itu tidak cukup cuma dilakukan oleh pemerintah, melainkan juga perlu dukungan dan bantuan masyarakat,” terang Asrul.

“Setop berpikir yang tidak-tidak. Mari kita bersama-sama membawa Gowa menjadi “Kabupaten Pendidikan”. Niatkan ke TPS dengan hati yang bersih. Coblos gambar sebelah kanan Adnan-Kio. Karena yang baik itu selalu diawali dari kanan,” pungkasnya. (*)