oleh

Administrasi Niaga Poltek Ujungpandang Gelar Simposium Nasional

Editor : Lukman-Kampus-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Politeknik Negeri Ujung Pandang melaksanakan Simposium Nasional dengan tema, “Kebutuhan Terkini Dunia Usaha dan Industri dalam Bidang Administrasi Bisnis”, di Aula Lt. 3 Administrasi, Jumat, (27/11/2020).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi terbaru terkait kebutuhan industri yang dapat dijadikan mata kuliah atau pembahasan dalam mata kuliah pada perubahan kurikulum Jurusan Admistrasi Niaga (AN) Prodi Administrasi Bisnis.

Mahasiswa yang hadir sangat antusias dengan adanya kegiatan simposium, dimana undangan yang hadir sekitar 100 orang, diantaranya Wakil Direktur II yang juga sekaligus membuka acara, dan sejumlah dosen beserta staf Administrasi Niaga, juga undangan lainnya dari unit yang ada di Politeknik Negeri Ujung Pandang.

Dalam sambutannya, Wakil Direktur II mengatakan, Perguruan Tinggi vokasi harus melakukan pernikahan massal dengan Industri, dunia usaha dan dunia kerja untuk keterserapan luaran perguruan tinggi vokasi, khususnya jurusan Administrasi Niaga.

Acara simposium nasional ini diisi oleh dua pembicara dari alumni yang telah membangun karirnya di dunia industri sebagai head of marketing & promotion NAM Air, A. Bayu Indra A dan Eyndita Gusma Pratama S.ST, M.Ikom yang bekerja pada PT Bank Mandiri Persero.

Ada 4 hal penting yang disampaikan oleh A. Bayu Indra, yaitu: Problem solving, Negoziation skill, Critical thinking, dan Social skill. Begitu pula dengan Eyndita Gusma Pratama S.ST, M.Ikom memberikan masukan yang sangat berharga bagi adik-adik alumninya agar tetap dan selalu menjaga 4 hal penting dalam dunia karir, yaitu: Communication skill, Cara menghadapi interview, Perwujudan karakter, loyalitas, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan dunia usaha, serta Kreatifitas dan inovasi.

Ada beberapa masukan dari para alumni jurusan AN yang bertindak sebagai pemateri pada acara tersebut, Achmad Fadhil Pratama mengatakan Soft competency (integrity, customer focus, driving performance, team building, decision making), dan hard competency (Front office, back office).

Masukan Meirissa Tanca, S.ST, pelamar kerja harus memperlihatkan karakter yang baik, saat wawancara maupun saat bertemu dengan owner perusahaan, dan masukan terakhir dari pemateri mengatakan, setiap mahasiswa yang mau masuk dunia kerja harus memperjelas bidang apa yang menjadi keahliannya dan mampu membangun relationship yang baik.

“Kita harus merespon kebutuhan industry dan dunia usaha dalam penyusunan kurikulum yang link and match dengan kebutuhan saat ini,” pungkas Kajur Jurusan Administrasi Niaga, Adam Rasid. (*)