oleh

Pengangkatan Bakal Calon Perangkat Desa Galesong Timur Diduga Menyalahi Permendagri

Editor : any Ramadhani, Penulis : Supahrin-Takalar-

TAKALAR, RAKYATSULSEL CO – Pengangkatan beberapa bakal calon perangkat Desa Galesong Timur, Kecamatan Galesong diduga menyalahi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Republik Indonesia nomor 83 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat Desa.

Menurut pengakuan salah satu masyarakat Galesong yang enggan disebutkan namanya, sangat menyayangkan seorang Pj Kepala Desa yang diduga tidak paham dengan Permendagri tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat Desa.

Padahal sangat jelas di Pasal 2, poin 1, Perangkat Desa diangkat oleh Kepala Desa dari warga Desa yang telah memenuhi persyaratan umum dan khusus. 2, Persyaratan Umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut:

Berpendidikan paling rendah sekolah menengah umum atau yang sederajat, berusia 20 (dua puluh) tahun sampai dengan 42 (empat puluh dua) tahun, terdaftar sebagai penduduk desa dan bertempat tinggal di desa paling kurang 1 (satu) tahun sebelum pendaftaran, dan memenuhi kelengkapan persyaratan administrasi.

Sementara, dikabarkan sudah ada beberapa nama bakal calon perangkat desa merupakan pensiunan Sekretaris Camat.

“Lewat umur bahkan orang luar desa yang telah yang dikonsultasikan ke Camat Galesong,” kata warga, Minggu (22/11).

Sementara Penjabat (Pj) Kepala Desa Galesong Timur, H.Baharuddin Nai, mengatakan, Camat Galesong, H. Baso Sau yang mengatur semua.

“Kalau saya, maunya nanti di bulan januari tahun 2021 baru melakukan pengangkatan perangkat Desa Galesong Timur dan akan diseleksi sesuai dengan Permendagri,” ujar H.Baharuddin Nai. (*)