oleh

Selamat, Andi Aladin Sandang Profesor Pertama di FTI UMI

Editor : Ridwan Lallo, Penulis : Suryadi-Edukasi-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kini memiliki profesor. Ialah Prof Dr Ir Andi Aladin, MT IPM.

Pria kelahiran 3 Juni 1966 (suku Bugis-Bone) ini merupakan profesor pertama di FTI UMI dan juga guru besar bidang Kimia pertama PTS di Indonesia Timur.

Prof Andi Aladin mengikuti pengukuhan sebagai guru besar dengan disertasi berjudul ” Produksi Virgin Coconut Oil (VCO) Zero Limbah”. Berlangsung secara virtual di Auditorium Al-Jibra UMI, Sabtu (21/11/2020). Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid.

Dalam paparan disertasinya, Andi Aladin menyampaikan manfaat VCO. Menurutnya, sejak dahulu, minyak kelapa sudah sering dikonsumsi oleh masyarakat, namun kemudian minyak kelapa nyaris hilang dari peredaran dikarenakan adanya perang dagang antara produsen minyak.

“Yang terdiri dari minyak jagung, minyak kedelai, minyak bunga matahari dari negara barat dengan produsen minyak kelapa yang berasal dari negara tropis,” paparnya.

“Terkesan adanya politik dagang, tersebar issu bahwa minyak kelapa tidak sehat dikonsumsi, menjadi sumber penyakit, sehingga minyak kelapa ditakuti dan dijauhi banyak orang,” ujarnya.

Pada hal kata dia, daging buah kelapa dapat diekstrak menjadi virgin coconut oil (VCO) dengan metode fermentasi alami memanfaatkan air kelapa sebagai media pemeras, ampas kelapa sebagai stabilisator suhu fermentasi dan arang dari tempurung kelapa sebagai absorben dalam proses filtrasi VCO.

“Minyak kelapa, khususnya VCO merupakan minyak tersehat untuk dikonsumsi dibanding minyak nabati lainnya berdasarkan dua parameter utama yaitu tingginya komposisi kandungan asam lemak jenis MCFA (63%) khususnya asam laurat (C12) (45-53%) dan tingginya komposisi asam lemak jenuh (saturated acid) (92%),” jelasnya.

Dikatakan, asam laurat dalam bentuk  laurin yang bersifat dwigugus fungsi mampu melarutkan membran sel lipida selaput pada virus. Konsumsi VCO termasuk potensi dapat membantu menghambat pertumbuhan virus Covid-19 (coronavirus disease 2019) di dalam tubuh.

Produksi VCO yang terintegrasi dengan pengolahan dan pemanfaatan limbahnya dapat memberikan keuntungan ganda berupa hasil penjualan produk utama VCO dan produk samping hasil olahan limbah.

“Manfaat yang tidak kalah pentingnya dalam pengolahan/pemanfaatan limbah VCO adalah mewujudkan konsep industri Go Green, ramah lingkungan, industri zero limbah,” ungkapnya.

Sedangkan Rektor UMI Makassar, Prof. Dr Basri Modding dalam amanah singkatnya menyebutkan bahwa bertambahnya guru besar di lingkup UMI, pertanda jika kampus yang dipimpinnya semakin maju, mengikuti perkembangan dunia.

“Kami optimis penambahan guru besar sesuai kemajuan institusi, UMI sebagai PTS unggul terus berinovasi menghasilkan SDM dan menambah jumlah guru besar,” singkatnya. (*)