oleh

Bioskop Kembali Dibuka

Editor : Ashar Abdullah, Armansyah, Penulis : Ami-Ekonomi & Bisnis, HL, Kota, Megapolitan, Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin telah menandatangani Surat Edaran (SE) pembukaan bioskop. Artinya, seluruh pengelola maldibolehkan beraktivitas kembali dengan tertib protokol kesehatan.

“Itupun diperbolehkan dibuka kalau bioskopnya sudah siap menerapkan protokol kesehatan. Itu, akan diawasi oleh satgas dan pnegawasan dari pengelola,” ungkapnya, Jumat (20/11).

Rudy mengeaskan, jika dalam perjalanan ditemukan adanya pengunjung maupun pengelola melanggar protokol kesehatan, maka pemerintah akan mencabut kembali izin usaha hiburan tersebut.

“Tidak boleh makan dan minum ditempat, jaga jarak dan ada pengawas didalam. Dulu kalau matimi lampu petugas keluar, sekarang adami didalam yang awasi,” ujarnya.

Rudy melanjutkan, pihaknya sudah meneken SE pembukaan dan semuanya akan dikembalikan ke pengelola menentukan jadwal. Itu, dalam rangka memulihkan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

“Intinya, kalau sudah siap silahkan dan kita sudah tanda tangan dan itu salah satu upaya upaya kita memulihkan ekonomi Makassar,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Seksi Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Makassar, Andi Nasaruddin mengemukakan, surat pernyataan kesiapan menjalankan protokol kesehatan telah diteken penanggungjawab bioskop di semua mal.

Bahkan, pihaknya tidak segan-segan akan menutup ataupun mencabut izin usaha semua bioskop jika ditemukan ada satu yang melanggar protokol kesehatan.

“Dari tujuh bioskop di Makassar, kalau ada saja satu yang melanggar semua harus tutup karena bisa jadi klaster baru,” tegasnya.

Nasaruddin menyebutkan, penerapan protokol kesehatan di bioskop memang cukup ketat. Jumlah penonton hingga jam operasional pun ikut dibatasi. Bahkan akan ada petugas yang menjaga di dalam bioskop selama film ditayangkan.

“Tidak boleh juga makan di dalam ruang nonton, bisa di lobi itupun harus jaga jarak. Petugas kita juga menjaga di dalam, jadi kalau ada melanggar langsung kita suruh keluar,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah memantau kesiapan penerapan protokol kesehatan di semua mal. Hanya tinggal menunggu surat edaran wali kota. Sebab, diakui Nasaruddin mayoritas penanggungjawab bioskop ingin mulai beroperasi setrlah ada edaran dari pemerintah.

“Secara defacto sebenarnya mereka sudah bisa buka karena sudah tandatangan surat komitmen, tapi mereka mau ada hitam di atas putih. Jadi kita tinggal tunggu surat edaran wali kota,” ucapnya.
PR Executive TSM Makassar, Rizky Maulidiana Haris membeberkan, pihaknya menyambut baik pembukaan kembali bioskop yang rencananya akan bukah hari ini, Sabtu (21/11).

“Di mana hal ini juga sudah sangat dinantikan oleh pengunjung. Semoga hal ini bisa mengobati kerinduan penonton. Koordinasi terus kami lakukan dengan pihak management XX1 agar protokol kesehatan selalu diperhatikan dan diterapkan dengan sebaik-baiknya,” singkatnya.

Di Kota Makassar setidaknya ada delapan bioskop, yakni XXI Mal Ratu Indah, XXI Trans Studio Mal Makassar (TSM), XXI Mal Panakkukang, XXI Nipah Mal, XXI Ramayana MTos, CinePolis Mal Pipo, CGV Panakkukang, dan Studio 21 Panakkukang.

Berdasarkan informasi, bioskop yang akan buka hari ini yakni, di Mall Panakkukang dan TSM. (*)