oleh

Jokowi Kunjungi Pabrik Gula JBM Bombana, Pabrik Gula Pertama Milik Pribumi dan Terbesar di Asia Tenggara

Editor : any Ramadhani-Ekonomi & Bisnis-

BOMBANA, RAKYATSULSEL.CO – Presiden Joko Widodo bertolak menuju Sulawesi Tenggara dalam rangka meresmikan pabrik gula milik swasta, PT Johnlin Batu Mandiri, di Kabupaten Bombana.

Bersama rombongan terbatas, Kepala Negara lepas landas menuju Kabupaten Konawe Selatan dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pukul 07.00 WIB, Kamis (22/10).

Setibanya di Pangkalan TNI AU Haluoleo, Konawe Selatan, pada pukul 10.38 WITA, Presiden langsung disambut Gubernur Sultra Ali Mazi dan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Bombana dengan helikopter Super Puma TNI AU.

Presiden Jokowi meninjau lokasi panen tebu sekaligus meresmikan pabrik gula di kabupaten tersebut yang merupakan salah satu pabrik gula dengan jumlah produksi terbesar di Indonesia. Presiden disambut Dr Andi Amran Sulaiman, mantan menteri pertanian di era pertama pemerintahan Jokowi.

Memang tak banyak yang mengetahui bahwa kini di Indonesia, ada pabrik gula dengan teknologi canggih dengan produksi sangat besar, yakni 12.000 TCD dimiliki pengusaha pribumi.

PT. JBM Bombana, Sulawesi Tenggara merupakan pabrik gula canggih pertama milik pribumi.

“Iya betul, ini menjadi salah satu kebanggaan karena kami merupakan pabrik gula pertama milik asli pribumi dengan kapasitas 12.000 TCD”, ujar Arief, Direktur Utama PT. JBM.

Menurut Arief, saat ini pabrik gula ini sudah menggunakan teknologi canggih yang didukung outomatisasi sehingga mampu menghasilkan produk dengan Incumsa di bawah 100 UI dan total Losis di bawah 1.8 pol gula.

“Dengan kapasitas produksi sebesar itu, kami berkomitmen akan bisa memenuhi kouta gula Indonesia bagian timur dengan harga di bawah HET sehingga masyarakat mampu menikmati harga gula yang wajar”, ujarnya.

Di samping itu, imbuh Arief, keberadaan JBM juga mampu mengangkat harkat dan kesejahteraan warga serta menciptakan lapangan kerja di tengah ancaman resesi ekonomi dan banyaknya PHK.

“Di tengah ancaman resesi ekonomi dan banyaknya PHK, JBM justru mampu terus memberi sumbangsih bagi ekonomi Indonesia dan mampu mempekerjakan warga lokal”, pungkasnya.

Seperti diketahui, Jokowi memang telah mencanangkan perlunya swasembada pangan, baik itu gula, beras dan lain-lain. Karena itu, di era kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah dikeluarkan kebijakan untuk mengoptimalkan produksi gula dengan membangun 10 pabrik gula. Salah satunya adalah pabrik gula JBM Bombana ini. (*)