oleh

HUT Golkar ke-56, Taufan Pawe Inginkan Sulsel Pionir Militansi dan Politik Tanpa Syarat

Editor : any Ramadhani-Berita, Daerah, HL, Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO– Momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar ke-56 menjadi ajang bagi Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, HM Taufan Pawe kembali membakar semangat militansi para kader.

Perayaan yang dilaksanakan dengan menerapkan pola protokol kesehatan secara ketat di Hotel Claro, Kota Makassar Rabu, (21/10/2020) malam ini, dihadiri oleh Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, Ketua Fraksi Golkar Sulsel, A Hatta Marakarma dan sejumlah Anggota Fraksi Golkar, Politisi senior, Marzuki Wadeng, dan sejumlah kader Golkar di sejumlah daerah, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Maros, Wakil Walikota Palopo, dan Takalar.

Dalam pidatonya, Taufan Pawe menyerukan komitmen bagi para kader untuk menjalankan kewajiban dan menerima haknya. Antara hak dan kewajiban itu kata Taufan dicanangkannya dalam konsep faktual dengan menjadikan kader Golkar sebagai subjek.

Disebutkan, kewajiban yang dimaksud adalah menjadi kader militan, bekerja total dalam membesarkan partai Golkar. Setelah kewajiban tersebut terpenuhi, maka kewajiban bagi Golkar memberikan kemudahan memuluskan keinginan kader melenggang dalam event politik, seperti pilkada dengan hadiah politik tanpa syarat.

“Saya ingin tempatkan kader Golkar sebagai subjek. Subjek itu punya kepastian hukum. Para kader dan fungsionaris punya hak dan kewajiban . Kalau kita sudah punya jiwa militansi, sudah bekerja total membesarkan Golkar, maka kita pasti menuntut hak kita. Begitu tiba masa menuntut haknya, saya tentu harus memberikan hak misalnya yang ingin jadi calon Bupati atau walikota harus kita penuhi tanpa syarat,” seru Taufan, diikuti tepuk riuh puluhan kader Golkar yang hadir.

Taufan Pawe mengulas Politik Tanpa Mahar yang menjadi prinsip Partai Golkar. “Politik tanpa mahar ada pada Golkar. Inilah yang harus kita perjuangkan,” lanjut Taufan Pawe.