oleh

Prof Jufri Motivasi Guru Penggerak Sulsel

Editor : any Ramadhani-Megapolitan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Ditengah kesibukan dan padatnya kegiatan yang harus diikuti Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Muh. Jufri, Sabtu, 17 Oktober 2020 menyempatkan hadir pada kegiatan Uji Keterbacaan Intrumen Penilaian Pendidikan Guru Penggerak Propinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Travellers Hotel Phinisi, Makassar.

Kehadiran Prof Jufri untuk memberikan motivasi dan energi bagi peserta yang berjumlah 19 orang yang merupakan pendamping Guru Penggerak terbaik yang berasal dari Kabupaten Gowa, Makassar, Maros dan Pangkep.

Dalam sambutannya, Kadis Pendidikan propinsi Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas program guru penggerak ini.

Ia mengatakan bahwa dirinya baru dua bulan kepemimpinan di Dinas Propinsi Sulawesi Selatan, namun siap bersinergi dan mensukseskan program Guru Penggerak ini di Provinsi Sulawesi Selatan.

Ucapan terima kasih serta motivasi diberikan kepada pendamping Guru Penggerak yang menjadi peserta pada kegiatan ini, pendamping Guru Penggerak yang hadir dan terpilih untuk melakukan uji keterbacaan instrumen Penilaian pendidikan Guru Penggerak ini merupakan pendamping Guru Penggerak pilihan yang ada di Propinsi Sulawesi selatan.

Kadis Pendidikan Propinsi Sulawesi Selatan mengapresiasi dan siap membantu mensukseskan Program Guru Penggerak di Sulawesi Selatan.

Peserta yang berasal dari berbagai kalangan mulai dari guru, kepala sekolah dan pengawas ini melakukan penilaian instrumen serta ujicoba keterbacaan modul yang akan diberikan kepada peserta di kegiatan Guru Penggerak yang saat ini sudah masuk pada kegiatan seleksi Guru Penggerak angkatan kedua.

Pada kesempatan tersebut, Kadisdik Sulsel berpesan untuk para peserta bisa memberikan hasil yang terbaik untuk kegiatan yang dilakukan ini agar manfaat yang didapatkan dari hasil kerja ini dapat optimal dan bermanfaat untuk kesuksesan program Guru Penggerak ini.

Dikotomi tingkatan sekolah yang ada Sulawesi Selatan, menurut mantan Dekan Fakultas Psikologi UNM ini, harus dihapuskan, digantikan dengan sinergi seluruh jenjang pendidikan agar pendidikan bisa lebih maju. Lebih jauh, alumni SPG Muhammadiyah Benteng Selayar ini juga mengajak para peserta untuk mendukung dan mensukseskan program unggulan Provinsi Sulawesi Selatan bidang pendidikan, yaitu Sulawesi Selatan Cerdas dan Berkarakter. (*)