oleh

Pansus Penanaman Modal DPRD Sulsel Kunjungi Selayar

SELAYAR, RAKYATSULSEL.CO – Pansus pembahas Rancangan Peraturan Daerah tentang insensitive dan kemudahan investasi atau penanaman modal melakukan kunjungan kerja ke Selayar, (8/10/2020).

Ketua Pansus Andi Januar Jaury Dharwis mengatakan Ranperda ini merupakan usulan inisiatif DPRD Sulsel dalam rangka menjaga momentum ekonomi yang dikenal sehat selama ini.

“Rancangan ini telah berproses sejak akhir Desember 2019 sebelum bencana pandemi Covid-19. Pada akhirnya tahapan pengusulan rancangan ini memasuki fase pembahasan oleh panitia khusus. Dinamika Pemulihan Ekonomi Nasional akhirnya juga menjadi penajaman dari penyesuaian Ranperda ini,” katanya.

Dirinya menuturkan dalam rangka memenuhi substansi serta sistematika pembahasan, maka pansus ini wajib melakukan pengumpulan data serta information dari semua stakeholders terkait.

“Keseluruhan untuk menjadi reference penajaman dan penguatan bab dan pasal yang diharapkan bernilai implementatif serta bermanfaat bagi masyarakat Sulsel,” ujarnya.

“Masyarakat yang tersebar di seluruh Kab/Kota merupakan sasaran hadirnya Perda ini kelak untuk menjaga ritme atmosphere berusaha serta menjaga pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.

Politisi Demokrat ini menyebutkan memilih Selayar karena pihaknya menilai memiliki regulasi tentang insensitive dan penanaman modal terbitan tahun 2019. Meskipun semangat yang tertuang dalam Perda ini dikarenakan sebagian syarat.

“Salah satu contoh konkrit yang akan memudahkan arus investment bidang Perikanan Budidaya dan tangka yang memiliki ruang laut yang luas tetapi tidak memiliki kewenangan dari 0 hingga 2 mil laut,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, selain dipimpin langsung oleh Andi Januar Jaury Dharwis ada juga anggota lain seperti Marjono, Sarwindi, Muhammad, Izman, H. Syahrir, Rahmatika, Rusdin Tabi dan Syaharuddin Alrif. (*)