oleh

Silaturahim Pengurus DPP Immim Dengan Kakanwil Kemenag Sulsel Yang Baru

Editor : admin 1-Megapolitan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO- Pengurus DPP IMMIM bersilaturrahim dengan Ka.kanwil Kemenag Provinsi Sulsel pada Selasa siang (29/9) di ruang kerja Ka.Kanwil Jl.Nuri No.53 Makassar. Hadir Ketua Umum DPP IMMIM Prof.Dr.H.Ahmad M.Sewang, M.A, Ketua Umum YASDIC IMMIM Ir.H.M.Ridwan Abdullah,M.Sc, Sekjen DPP IMMIM Dr.H.M.Ishaq Shamad, M.A, Ketua Bidang Dakwah IMMIM Dr.H.Nurhidayat M.Said, Direktur Pes.IMMIM Putra Dr.H.Mukhlish Mokhtar, dan TU IMMIM Drs.H.M.Saiful. Juga hadir Kabag TU Kanwil Kemenag Fathurrahman, M.A dan jajaran Kemenag Sulsel lainnya.

Mengawali silaturrahim Ka.Kanwil Kemenag Sulsel Drs.H.Khaeani, M.A merasa senang bersilaturrahim dengan Pengurus DPP IMMIM dan berdoa “Ya Allah semoga amanah ini, memberikan rahmat bagi keluarga, umat, agama, bangsa dan negara. Diberi amanah, maka diminta oleh Menteri Agama agar bekerja secara profesional, proporsional dan prosedural. Karena itu ia mohon dukungan Pengurus DPP IMMIM, karena ini semua saling mempengaruhi,” harapnya.

Sementara itu Ahmad M.Sewang menyatakan banyak kegiatan Pengurus DPP IMMIM beririsan dengan kegiatan Kemenag. Walaupun dari sisi kelahiran organisasi IMMIM lebih tua dari DMI. Karena itu, kami dari DPP IMMIM sering diundang Kemenag untuk bersinerji. Kedepan setelah pandemi Covid-19 berakhir, kita bisa berkegiatan bersama, misalnya dalam Diskusi Bulanan IMMIM.

Ka.Kanwil Agama gembira sekali dan sangat berkenan untuk bersinerji dan berkolaborasi serta berinteraksi dengan IMMIM sebagai salah satu kewajiban kemenag untuk memberikan layanan kepada semua pemeluk agama. Kemenag juga meminta bantuan, agar antar umat selalu bersinerji dan bersilaturrahim sebagai wujud untuk mensukseskan program keumatan, harapnya.

Kami juga bersyukur bisa berjumpa, dan kami banyak bersinerji dengan tokoh agama lain untuk kegiatan pemberdayaan umat lanjutnya.

Sekjen IMMIM, M.Ishaq Shamad juga menyampaikan berbagai kegiatan DPP IMMIM dalam bersinerji dengan Kemenag dan tokoh agama di Sulsel, diantaranya ada bazar ramadhan dan pasar murah bersinerji dengan tokoh Tionghoa. Bahkan baru-baru ini IMMIM bersinerji dengan FKUB Sulsel untuk penyaluran sembako bagi sejumlah Marbot masjid di masa Pandemi Covid-19, termasuk kegiatan pelatihan Sertifikasi Mubalig. Bahkan IMMIM telah membentuk organisasi FUPPPI (Forum Ukhuwah Pengelola Pondok Pesantreren Indonesia).

Selanjutnya Dr.Nurhidayat M.Said menyampaikan bahwa kami berpijak pada Islam moderat, jika ada Mubalig yang isi ceramahnya “keras”, maka akan disidangkan oleh Pengurus DPP IMMIM, karena IMMIM melahirkan mubalig yang sejuk. Itulah sebabnya IMMIM memiliki program kualifikasi mubalig dan klasifikasi masjid.

Selain itu, Direktur Pesantren IMMIM Putra Dr.Mukhlish Mokhtar menyatakan Lembaga pendidikan modern IMMIM mempersiapkan kader dalam memakmurkan masjid, dengan membina 3 Pesantren, 2 berlokasi di Makassar, dan 1 di Pangkep. Ada 1000 santri putra dan 500 santri putri, termasuk ada pendidikan diniyah formal, sebutnya.

Selanjutnya Ka.Kanwil Kemenag Sulsel menanggapi dengan menyatakan welcome dan berharap agar membina umat dengan diperkaya literasi, sehingga argumentasinya yang lemah dapat dikuatkan. Selain itu, penceramah yang dilatih dalam sertifikasi da’i, dimaksudkan agar tidak terjadi mal praktek penyiaran agama Islam, misalnya kasus demo yang miskin literasi. Selain itu, ada silarurrahim da’i muda dengan da’i senior. Diharapkan IMMIM membekali umat, dengan menyampaikan materi perbandingan mazhab dan aliran-aliran.

Dikatakan peran IMMIM sangat strategis, termasuk dalam membangun hubungan biologis antara Perguruan Tinggi dengan Madrasah, salah satu upayanya melalui research yang back to Madrash, semoga menjadi kajian di Perguruan Tinggi Islam, dimana pengurus IMMIN berasal banyak dari akademisi, harapnya.

Ka.Kanwil berharap tindak lanjut silaturrahim ini, akan dibuat konsep MOU antara Kanwil Kemenag dengan IMMIM dan beberapa Perguruan Tingggi di Makassar, tutupnya. (*)