oleh

Dua Tambang Galian C di Sanrobone Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Editor : admin 1, Penulis : Ady-Takalar-

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO- Dua lokasi tambang galian C beroperasi di Desa Sanrobone, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar diduga tanpa izin.

Tambang galian C itu diduga milik Daeng Kulle dan yang satunya lagi milik Daeng Nyonri. Padahal, tambang galian C itu diduga ilegal namun tetap saja beroperasi.

Aktifnya kembali tambang galian C di Sanrobone sangat meresahkan warga. Bahkan selama beroperasi tidak ada komunikasi maupun sosialisai dengan warga.

Warga setempat membenarkan, adanya aktivitas tambang pasir galian C yang sangat meresahkan warga. Ketenangan warga akhir-akhir ini terusik oleh aktifitas tambang galian C tersebut.

“Tidak ada izinnya, yang ada hanya surat permohonan ke Dinas Lingkungan Hidup sama Dinas PTSP Takalar,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya, Kamis (24/9/2020).

Sumber melanjutkan, jika penambangan liar ini diteruskan akan berdampak bencana alam yang bisa menimpa warga sekitar.

“Kami disini sangat ketakutan kalau suatu saat terjadi banjir yang bisa menimpa kami. Kalau memang tambang ini ilegal maka kami minta agar segera ditutup,” jelasnya.

Tak hanya suara bising excavator, suara mesin dump truk yang melintas membuat juga warga tidak lagi nyaman.

“Bukan hanya suara excavator, tetapi debu pun sangat mengganggu kami disini,” ujar Sumber menambahkan.

Sementara, pemilik sekaligus pengelola tambang galian Daeng Kulle yang dikonfirmasi wartawan mengatakan jika tambangnya punya izin.

Terpisah, Daeng Nyonri yang juga pengelola sekaligus pemilik tambang mengatakan tambangnya sudah seminggu tidak lagi beroperasi. (*)