oleh

Penudaan Pilkada Digoreng-goreng

Editor : Lukman-HL, Pilkada-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Wacana penundaan Pikada serentak 2020 mulai digoreng-goreng. Isu ini kian menguat setelah pihak penyelenggara ikut terpapar Covid-19.

Sejumlah Komisioner KPU RI telah mengumumkan jika dirinya positif terjangkit virus Corona. Termasuk Ketua KPU RI Arief Budiman.

Sehari setelahnya, Ketua KPU Sulsel Faisal Amir yang terpapar. Tak hanya penyelenggara, sejumlah peserta pilkada juga masih menjalani isolasi mandiri setelah positif Covid-19.

Berbagai pihak menyuarakan agar pesta demokrasi lima tahunan itu sebaiknya ditunda. Mulai dari IDI, Komnas HAM, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, Komite I DPD RI Fachrul Razi, hingga mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK).

JK menilai jika syarat-syarat KPU soal kampanye pada Pilkada 2020 dilanggar, ia menyarankan pelaksanaan Pilkada ditunda saja atau dipertimbangkan kembali waktunya.

JK meminta keselamatan dan kesehatan masyarakat harus lebih diutamakan pada kondisi saat ini. JK yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) ini mengimbau agar Pilkada serentak ditunda dulu hingga vaksin virus Corona ditemukan.

“Kalau terjadi pelanggaran syarat-syarat, katakanlah kampanye hanya 50 (orang), tapi terjadi 200 (orang). Kalau terjadi kecenderungan itu ya lebih baik dipertimbangkan kembali waktunya,” tegas JK.

Ketua Komite I DPD Fachrul Razi meminta agar pelaksanaan pilkada serentak 2020 ditunda. “Para elite penyelenggara satu per satu mulai kena Covid-19, dan juga penyelenggara di daerah bahkan calon-calon kepala daerah juga banyak yang kena, bagaimana Pilkada terus dilaksanakan. Saya mengajak rakyat Indonesia khususnya di 105 juta yang berada di daerah yang akan mengalami pelaksanaan Pilkada untuk kita sama-sama bijak meminta Pilkada 2020 ini agar ditunda di 2021,” kata Fachrul.

Proses Tahapan Tetap Lanjut

Komisioner KPU Sulsel, Misna M Attas menegaskan, proses tahapan Pilkada tetap berlanjut. Menurutnya, tak ada opsi soal penundaan Pilkada 2020. “Pilkada tetap lanjut setiap tahapan. Hingga saat ini belum ada opsi penundaan Pilkada 2020 yang digelar 9 Desember,” kata Misna, Minggu (20/9/2020).