oleh

Pengamat Bilang Gubernur NA Dilematis Antara Appi Atau Ical, Mustahil Jika Netral?

Editor : any Ramadhani, Penulis : Suryadi-Pilwalkot Makassar-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pilkada Maakassar, 2020 akan menjadi sasaran antara kompetitor bakal calon Gubernur untuk menyiapkan basis menuju Pilgub Sulsel 2024.

Oleh karena itu, sangat mustahil jika Gubermur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) dianggap netral. Pasalnya kabar “warung kopi”, Prof NA yang diusung PDIP pada Pilgub 2018 lalu hampir pasti berada di posisi pasangan Syamsu Rizal- Fadli Ananda alias paslon Dilan. Namun, prediksi sebagian akademisi bahwa NA akan berpihak ke Pasangan Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando, karena faktor lainya.

Kabar terbaru beberapa hari ini, Gubernur NA menghadiri acara PDIP Makassar, sempat melontarkan pujian kepada Ical-Fadli. Hal ini sinyal akan pilihan orang nomor 1 Sulsel itu. Sedangkan waktu bersamaan, tim relawan NA pada Pilgub lalu dikukuhkan di lokasi berbeda oleh Aksa Mahmud untuk menangkan Appi-ARB.

Lantas bagaimana pandangan akademisi melihat arah kiblat dan dukungam Pak Gub di Pilkada Makassar 2020?

Pakar Politik UIN Alauddin Makassar, Syahrir Karim berpandangan, NA sebagai kepala daerah 01 di Sulsel seyogyanya menjadi wasit yang netral bagi semua calon. Bahkan tak perlu menunjukan keberpihakan.

“NA secara etika memang tidak mesti terang-terangan mendukung calon. Tapi sinyal Politik arah dukungan NA pasti akhirnya akan terbaca,” ujarnya, Kamis (17/9/2020).

Akademisi UIN Alauddin Makassar itu menilai, bagaimanapun NA selaku Gubernur Sulsel tidak bisa keluar dari jabatannnya secara politik didukung oleh partai dan jejaring politiknya. Namun, perlu dijaga.

Serta yang pasti kepentingan NA dalam membangun komunikasi yang baik kelak pada walikota terpilih.

“Sinyal Politik itu bisa dilihat dari arah dukungan partai pengusung NA, serta keterlibatan anak dan tim pemenangan NA semasa Pilgub. Tidak jauh-jauh dari situ,” pungkasnya.

Beberapa waktu yang lalu, Prof Nurdin Abdullah selaku Gubernur mengaku, Deng Ical-Fadli Ananda cukup piawai memilih tagline sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota di pilkada Makassar. Sombere’na Makassar memang pas dengan karakter keduanya.

Hal itu diutarakan Gubernur Sulsel saat menghadiri Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakersus) DPC PDIP Kota Makassar, di Hotel Four Poin by Sheraton Makassar, Minggu (13/9/2020).

“Jadi soal Sombere’, memang tidak ada yang meragukannya. Deng Ical dan Dokter Fadli sangat Sombere,” terang NA waktu itu. (*)