oleh

KPU Gowa Dijatah Rp55 Miliar, Ini Kata Pengamat Politik

Editor : any Ramadhani, Penulis : Hikma-Gowa-

GOWA, RAKYATSULSEL.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa mendapatkan anggaran penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gowa sebesar Rp55 Miliar.

Anggaran tersebut merupakan dana hibah yang digelontorkan oleh pusat untuk penyelenggaraan Pemilu beberapa bulan kedepan.

Anggaran ini terbilang sangat besar, meski di Kabupaten Gowa hanya terdiri terdiri dari satu calon. Namun Ketua KPU Gowa Muchtar Muis mengatakan bahwa anggaran ini akan digunakan untuk membiayai honor panitia pemilihan umum di Gowa yang menyerap 50 persen dari total anggaran.

“Anggaran tersebut untur honor adhoc atau penyelenggara pemilu lebih dari 50 persen dari anggaran dan tidak berpengaruh terhadap jumlah paslon,” katanya, Kamis (17/09/2020).

Muchtar menambahkan bahwa selain membiayai honor para penyelenggara (adhoc), pihaknya juga menganggarkan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas lapangan yang turun langsung dalam proses pemilihan.

“Kami anggarankan juga untuk pengadaan APD sebesar sekitar Rp11 Miliar yang diperuntukkan bagi petugas kurang lebih 12 ribu orang di masing-masing TPS di 18 Kecamatan di Kabupaten Gowa,” tambahnya.

Sementara itu menurut pengamat politik dari UIN Alauddin Makassar Firdaus Muhammad mengatakan bahwa penganggaran sebenarnya sesuai dengan kebutuhan pemilu nantinya, dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan jumlah calon kepala daerah.

“Anggaran KPU Gowa didasarkan pada kebutuhan, jadi tidak bergantung pada jumlah paslon, meskipun jumlah itu tergolong besar,” ujarnya.

Meski demikian, Firdaus menganggap anggaran tersebut terbilang besar terutama ditengah kondisi covid seperti sekarang ini.

“Anggaran itu terlalu besar, kaitan dengan kondisi pandemi. KPU patut diberi support untuk kerja maksimal dengan optimalisasi anggaran dan efektif,” pungkasnya.(*)