oleh

Siswa SMAN 3 Pinrang Lolos ketingkat Nasional Ajang Lomba Festival Inovasi dan Kewirausahaan

Editor : any Ramadhani, Penulis : Amran-Pinrang-

PINRANG, RAKYATSULSEL.CO – Di era Pandemi Covid-19 tidak menghalangi siswa SMAN 3 Pinrang untuk berkarya, melalui abon ikan cakalang.

Abon ikan cakalang yang disingkat Bonca mengantar siswa SMAN 3 Pinrang, Wahyuni Bakri Pallullu dan Ahmad Musyarraf lolos ketingkat nasional pada ajang lomba Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Nasional yang digelar Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2020 ini.

Meskipun di era pandemi covid-19 tak menyurutkan siswa yang berlokasi 12 kilometer bagian barat kota Pinrang ini untuk berkarya, bahkan inovasi dalam berwirausaha diikutkan dalam lomba yang digelar rutin oleh Kemendikbud yang biasa disebut FIKSI setara dengan lomba lainnya seperti FL2SN, OSN, O2SN serta berbagai lomba tingkat nasional lainnya.

Prestasi awal ditunjukkan oleh siswa kelas X SMAN 3 Pinrang, Ahmad Musyarraf yang keluar sebagai pemenang pertanyaan terbaik bincang prestasi Fiksi 2020 yang diumumkan resmi melalui sosmed Puspresnas Kemendikbud.

“Ini awal yang baik karena sudah juara pada pertanyaan terbaik dan semoga siswa kami bisa menjuarai lomba FIKSI ini” jelas Kurnia, S.Pd. pembimbing ekskul KIR Smantap ini.

“Karena pengumumannya ke final sudah ada, saat ini tim FIKSI SMAN 3 Pinrang melengkapi berbagai persyaratan yang di persyaratkan pada lomba tersebut” ungkap Kurnia.

Sementara itu, ketua tim Wahyuni menjelaskan, jika usaha abon ikan cakalang tersebut diikutkan lomba dengan berbagai pertimbangan diantaranya Kecamatan Mattiro Sompe, khususnya Kelurahan Langnga sekitar 21 persen penduduknya adalah nelayan sehingga mudah untuk mendapatkan bahan baku, serta ikan cakalang memiliki gizi yang cukup tinggi dan produksi tangkapan ikan jenis itu cukup melimpah.

“Produksi ikan cakalang cukup besar sehingga produksi tidak terhalangi oleh bahan baku dan kami model berbagai varian rasa” jelas wahyuni.

Sementara itu, kepala SMAN 3 Pinrang Abdul Wahid Nara, saat ditemui diruang kerjanya ( 15/9 ) menuturkan, mendukung dan mengapresiasi siswanya yang lolos pada ajang bergengsi tersebut.

“Siswa kami lolos FIKSI pada bidang boga, dan tentu kami berharap bisa meraih medali emas” jelas Wahid Nara, yang juga ketua IGI Sulsel ini.

“Lolos ketingkat nasional dan menyisihkan ratusan naskah lomba yang masuk merupakan kebanggaan tersendiri dan bisa mewakili Sulsel” jelasnya. (*)