oleh

Dugaan Pungli, DPRD-Pemkot Rencana Sidak KANRERONG

Editor : any Ramadhani, Penulis : Armansyah-Megapolitan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Lapak Kanrerong Karebosi dalam sorotan dewan. Dugaan adanya pungutan liar (pungli) mulai mencuat. DPRD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar rencana melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Makassar, Nurul Hidayat mengatakan, pihaknya telah menerima laporan adanya pungli di kawasan tersebut. Pedagang diminta membayar biaya sewa dengan harga yang cukup tinggi.

Padahal, kata dia, lapak yang ada di Kanrerong semestinya digratiskan sebagai konsekuensi penggantian lapak pedagang kaki lima yang direlokasi di Jl Sunu, tepatnya di samping Masjid Al-Markaz.

“Laporannya pedagang harus bayar sewa lapak antara Rp6 juta sampai Rp8 juta per tahun kepada pengelola. Keluhannya kian banyak hingga sampai ke kami,” ucap Nurul Hidayat, Rabu (16/9).

Sambung legislator Fraksi Golkar itu, berencana akan melakukan sidak bersama Dinas Koperasi Makassar dalam waktu dekat. Sebab menurutnya, hal ini seharusnya tidak terjadi. Sudah ada kesepakatan sejak awal.

“Kita nanti akan turun. Intinya kalau tidak ada tindak lanjut dengan laporan ini. Kita di Komisi B tidak akan tinggal diam melihat masyarakat diperlakukan seperti itu,” ujarnya. (*)