oleh

Kapolda Sulsel Silaturahmi Bersama Rektor UIN Allaudin

Editor : RRS-Kampus-

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.CO- Kepala Kepolisian Daerah Sulsel melakukan silaturahmi dengan Rektor UIN Allaudin Makassar.

Dalam kunjungan itu, Kepala Kepolisian Daerah Sulsel, Irjen Pol Merdisyam mengucapkan terimakasih kepada segenap jajaran Rektorat yang telah menerimanya dengan hangat di UIN Allaudin.

“Pas saya masuk di UIN ini suasana kebatinannya saya dapat sekali, tenang, sejuk. Saya berterimakasih sekali ini kepada Pak Rektor,” ungkapnya.

Irjen Pol Merdisyam mengatakan, meskipun belum ketemu langsung dengan Rektor UIN Allaudin, namun mereka sering berkomunikasi lewat media sosial via whatsapp.

“Kita seharusnya berterimakasih dengan jejaring dan perkembangan teknologi ini, yang bisa menghubungkan kita,” ujarnya.

Perkembangan teknologi ini, kata Irjen Pol Merdi, merupakan sebuah tantangan baru dimasyarakat, khususnya didunia kampus.

Katanya, pola – pola lama yang selama ini berkembang di kampus seharusnya sudah mulai bergeser.

“Bila yang dulu mencari jati dirinya dengan turun kejalan, sekarang seharusnya mulai menciptakan aplikasi aplikasi digital, harus lebih kreatif, pendekatannya pun harus berbeda,” katanya.

Irjen Pol Merdi kemudian menceritakan pengalamannya selama bertugas menjadi polisi. Pernah menjabat sebagai Sosial Budaya Intelkam Polri dirinya sering kali bersentuhan langsung dengan ormas, mahasiswa dan tokoh – tokoh agama.

Dalam pengalamannya itu, katanya, dunia kampus sangat berperan penting dalam melahirkan maupun mengawal kebijakan kebijakan pemerintah.

Sebab orang – orang didalam kampus merupakan manusia manusia yang literasinya tinggi, cerdas dan berpendidikan.

“Jadi mahiswa itu, kampus itu sudah kewajibannya kritis, tapi kritisnya harus melahirkan solusi. Ink menjadi pekerjaan rumah kita bersama Pak Rektor, Wakil Rektor, dan mahasiswa, ” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas UIN Allaudin Makassar, Prof Hamdan Juhannis mengatakan di UIN sendiri ada dua yang harus dipegang teguh mahasiswa saat memasuki pekarangan dan menyandang almamater UIN.

” Pertama, harus hafal pancasila, yang kedua Panca Cita. Panca Cita itu katanya, yakni suatu model yang kita kembangankan dengan publikasi yang aktif, jejaring yang kuat dan data yang pasti. Salah satu misi yang kita ingin capai yakni menjadikan UIN Allaudin ini menjadi tempat berkembangnya saintifik bernafaskan islam khususnya diwilayah indonesia bagian timur,” ujarnya.