oleh

BPJS Kesehatan Apresiasi Penerbitan SKK di Kejari Gowa

Editor : any Ramadhani, Penulis : Hikma-Gowa-

GOWA, RAKYATSULSEL.CO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) memberikan penghargaan kepada Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Kabupaten Gowa atas penerbitan Berkat Surat Kuasa Khusus (SKK).

Penerbitan SKK tersebut menjadi wadah bagi BPJS untuk membangun kepatuhan masyarakat  agar memenuhi kewajibannya  terhadap program JKN-KIS.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar, Greisthy E.L Borotoding menjelaskan, penerbitan SKK bagi badan usaha ini merupakan tindak lanjut atas pemeriksaan kepatuhan badan usaha yang dilakukan oleh petugas pemeriksa.

Greisthy melanjutkan, dalam prosesnya petugas Pemeriksa akan memberikan rekomendasi atas hasil pemeriksaan. Selanjutnya, badan usaha menindaklanjuti atas hasil pemeriksaan. Dalam jangka waktu yang telah ditetapkan, apabila badan usaha tidak melaksanakan rekomendasi dari petugas pemeriksa maka ditindaklanjuti dengan penerbitan SKK.

“Pelimpahan SKK ini tentunya dilakukan melalui prosedur yang ada setelah kami melakukan berbagai upaya dari internal dan berkat bantuan dari pihak Kejaksaan Kabupaten Gowa, BPJS Kesehatan berhasil mengumpulkan pembayaran iuran dari badan usaha yang menunggak yang ada di wilayah Kabupaten Gowa,” ungkap Greisthy, Senin (14/09/2020).

Greisthy juga menambahkan, saat ini masih ada beberapa badan usaha yang masih dipantau komitmennya sampai batas waktu yang disepakati sesuai dengan regulasi. Ke depannya, BPJS Kesehatan kembali akan mengajukan SKK untuk badan usaha telah diperiksa sesuai prosedur namun tetap tidak patuh dalam hal pendaftaran, penyampaian data, dan pembayaran iuran.

Sejalan dengan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gowa Yeni Adriani mengungkapkan bahwa Kejaksaan mempunyai tugas untuk mendukung pemerintah, salah satunya adalah mengawal jalannya Program JKN-KIS bersama dengan BPJS Kesehatan.

“Kami juga ingin mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan oleh BPJS Kesehatan kepada Kejaksaan Negeri Gowa. Segala yang baik akan kami lanjutkan ke taraf yang lebih baik lagi kedepannya,” ujar Yeni saat menerima piagam penghargaan dari BPJS Kesehatan.

Hingga Agustus 2020, BPJS Kesehatan Cabang Makassar mencatat ada 5,416 badan usaha yang sudah terdaftar dalam program JKN-KIS. Sementara jumlah peserta JKN-KIS yang terdaftar mencapai 2.915.421 jiwa atau 89,14 persen dari total penduduk di wilayah kerja cabang Makassar. (*)