oleh

Andi Utta-Andi Edy Resmi Diusung PAN di Pilkada Bulukumba

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.CO – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, HA Muchtar Ali Yusuf-HA Edy Manaf dipastikan bakal bertarung pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bulukumba, 9 Desember 2020 mendatang.

Hal itu, setelah Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya menentukan pilihan ke Andi Utta sapaan akrab HA Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy.

Hal tersebut dibuktikan dengan dikeluarkannya rekomendasi dengan model surat B1 KWK PAN.

Keduanyapun telah menyatakan sikap sebagai pasangan calon dan mengklaim beberapa partai untuk dikendarai di pilkada mendatang.

Diantaranya Partai Gerindra yang disebut telah didapatkan keduanya, meski penyerahannya belum dilakukan.

Maka dipastikan pasangan ini, akan menjadi salah satu peserta di Pilkada Bulukumba 2020 dengan mengantongi 12 kursi. Bahkan, masih bisa bertambah.

Yaitu, 5 kursi dari Gerindra dan 4 kursi dari PAN serta 3 dari PKS yang telah melebihi persyaratan untuk maju bertarung di pilkada yakni 8 kursi.

“Alhamdulillah, PAN telah menyerahkan rekomendasinya, Insya Allah Klopmi, doakan kami,” jelas Edy Manaf yang dikonfirmasi, Jumat (31/7/2020).

Selain Gerindra, PAN dan PKS, Edy mengaku saat ini tengah menunggu rekomendasi dari partai-patrai lain yang ingin bergabung dalam waktu dekat ini dan turut menyatakan sikap ke dirinya.

“Insya Allah menyusul yang lain. Kira-kira masih ada beberapa partai akan ikut bergabung,” terang anggota DPRD Provinsi Sulsel itu.

Sekadar diketahui, sebelumnya Ketua PAN Bulukumba Andi Zulkarnain Pangki, menjadi pesaing Edy Manaf di internal PAN.

Hanya saja, harapan Andi Nain, sapaan Zulkarnain Pangki harus pupus, setelah Andi Utta-Edy Manaf, menjadi paslon usungan PAN.

Sementara, HA Muchtar Ali Yusuf, mengakui bersyukur dengan adanya surat rekomendasi dari PAN.

Andi Utta yang mengusung tagline ‘Harapan Baru Bulukumba’ ini mengatakan, rekomendasi PAN ini akan diikuti beberapa partai lainnya.

“Insya Allah, ada Gerindra dan PKS. Termasuk juga menyusul beberapa partai lagi. Yang dijajaki saat ini dan mau bergabung masih ada dua partai bahkan lebih,” ujar sosok berlatar belakang pengusaha yang juga menggunakan tagline ‘Dikerja Bukan Dicerita’ ini. (*)