oleh

Jika Diamanahkan Pimpin Golkar, Taufan Pawe Siap Jadikan Sulsel Lumbung Suara

PAREPARE, RAKSUL- Mengerucutnya nama Taufan Pawe menjadi salah satu kandidat kuat di Musda X DPD I Partai Golkar Sulsel, bukan tanpa alasan.

Ketua DPD II Partai Golkar Kota Parepare ini adalah salah satu kader terbaik Golkar. Militansi dan prestasinya sudah terbukti.

Dia menyumbang banyak prestasi tidak hanya untuk Golkar, tapi juga daerah yang dipimpinnya, Kota Parepare. Taufan Pawe adalah Wali Kota Parepare dua periode.

Militansinya teruji sejak mulai bergabung Partai Golkar pada 2009. Kala itu Taufan langsung dipercaya menjadi Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD I Golkar Sulsel.

Tidak berselang lama, Taufan yang diusung Golkar di Parepare, memenangkan Pilkada pada 2013. Saat bersamaan Taufan diamanahkan menjadi Ketua Golkar Parepare.

Pada perhelatan Pemilu legislatif 2014, dia mengantar Golkar meraih suara terbanyak di Parepare yakni 15.995 suara. Pucuk kursi Ketua DPRD Parepare kembali dikuasai Golkar, dengan kursi terbanyak di legislatif.

Hajatan berikutnya Pilkada 2018, Taufan yang maju berpasangan H Pangerang Rahim, juga kader Golkar tulen, kembali menang di Parepare.

Pada Pemilu 2019, Taufan kembali mengantar Golkar meraih suara terbanyak di Parepare dengan capaian suara meningkat signifikan yakni 18.256 suara. Kembali Golkar berjaya menguasai kursi Ketua DPRD Parepare, dengan jumlah kursi legislatif terbanyak.

Prestasi di partai berbanding lurus dengan pemerintahan. Taufan hingga memasuki periode kedua sebagai Wali Kota Parepare adalah salah satu kepala daerah dengan raihan penghargaan terbanyak di Indonesia.

Taufan mendapatkan 168 penghargaan level nasional dan regional. Penghargaan itu mulai dari Presiden RI, beberapa menteri dan gubernur.

Kini maju menjadi salah satu bakal calon Ketua Golkar Sulsel, Taufan siap mengemban amanah untuk mengembalikan kejayaan Golkar menjadi lumbung suara khususnya di Sulsel.

“Jika saya dipercayakan memimpin DPD I Partai Golkar Sulsel periode 2020-2025, maka langkah awal yang saya harus lakukan adalah konsolidasi secara internal. Karena Golkar adalah milik kader, bukan milik siapa-siapa,” tegas Taufan.

Taufan mengemukakan, siap menciptakan kebersamaan untuk bekerja membesarkan Golkar di Sulsel. Khususnya dalam menghadapi Pilkada serentak 2020 di 12 kabupaten kota di Sulsel.

Selanjutnya, kata dia, secara berkesinambungan bekerja secara militan, masif, dan terstruktur untuk memperjuangkan hajat dan mimpi besar Partai Golkar. Yakni mengusung Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto menjadi Calon Presiden atau Calon Wakil Presiden periode 2024-2029. “Saya yakin, Sulawesi Selatan adalah salah satu pilar penyangga untuk kemenangan itu,” tandas Ketua MKGR Sulsel, Ormas pendiri Partai Golkar ini. (*)