oleh

Jaksa Agung Mutasi 66 Kajari, Termasuk Kajari Makassar

Editor : Lukman-Hukum-

JAKARTA, RAKYATSULSEL.CO – Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin merombak pejabat eselon II dan III di lingkungan Korps Adhyaksa. Terdapat 66 kepala kejakaan negeri (kajari) yang dimutasi kali ini.

Mutasi dan promosi jabatan tertuang dalam dua Surat Keputusan Jaksa Agung. Pertama, Keputusan Nomor 148 Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural di Lingkungan Kejaksaan RI. Surat tertanggal 28 Juli ini diteken langsung St Burhanuddin. Dalam keputusan tersebut terdapat 17 pejabat eselon II kejaksaan yang mendapat tugas baru.

Kedua, Keputusan Nomor: KEP-IV-528/C/07/2020 yang diteken Jaksa Agung Muda Pembinaan Bambang Sugeng Rukmono atas nama JaksaAgung. Dalam keputusan ini 149 pejabat eselon III dimutasi, termasuk di dalamnya 66 kajari.

Dari 66 Kajari yang dimutasi, Kajari Makassar Nurni Farahyanto, juga dimutasi sebagai Kepala Bagian Keuangan pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejagung.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono menuturkan, mutasi jabatan merupakan hal biasa. Pergantian pejabat merupakan bagian dari tour of duty dan tour of area.

“Betul SK Jaksa Agung terkait adanya mutasi promosi dan maupun mutasi yang sifatnya penyegaran,” kata Hari, Jumat (31/7/2020).

Di antara deretan Kajari yang dimutasi, salah satunya Bayu Adhi Nugroho Arianto. Putra mantan Jaksa Agung M Prasetyo itu digeser dari Kajari Jakarta Barat menjadi Kepala Subdirektorat Pertahanan dan Keamanan pada Direktorat Ideologi, Politik, Pertahanan dan Keamanan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung.

Di Sumatera Utara, Kajari Asahan Rahmad Purwanto dimutasi sebagai Asisten Bidang Tindak Pidana Umum pada Kejati Maluku. Posisi yang ditinggalkan selanjutnya akan diisi oleh Kajari Lembata Aluwi. (*)

Berikut 66 kajari yang dimutasi:

1. Kajari Palembang Asmadi, dimutasi sebagai Kepala Bidang Program dan Evaluasi pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejagung.

2. Kajari Kendal M Ilham Samuda, dimutasi sebagai Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati NTT.

3. Kajari Empat Lawang Ronaldwin, dimutasi sebagai Kajari Kendal.