oleh

DPP Anulir Surat Pemecatan Yugo Sebagai Ketua Berkarya Makassar

Editor : Ridwan Lallo-Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Berkarya menganulir surat pemecatan Ketua Partai Berkarya Makassar, Yusuf Gunco yang dikeluarkan DPW Partai Berkarya Sulsel.

Berdasarkan surat DPP Partai Berkarya Nomor : 148/DPP/BERKARYA/VII/2020 ditegaskan bahwa Yugo–sapaan akrab Yusuf Gunco tetap menjabat sebagai Ketua DPD Partai Berkarya Kota Makasar, Provinsi Sulawesi Selatan dengan tugas, fungsi dan kewenangan sesuai AD/ART Partai Berkarya.

Dalam surat DPP juga dijelaskan bahwa surat keputusan DPW Partai Berkarya Sulsel Nomor : SK-34/DPW-B/SS/VII/2020 tentang pemberhentian Yusuf Gunco sebagai Ketua DPD Kota Makasar, tidak melalui mekanisme sebagaimana yang di jelaskan di dalam AD/ART Partai Berkarya.

Selanjutnya bahwa berdasarkan AD/ART Partai Berkarya, pergantian Ketua DPD Partai Berkarya ditetapkan dan disahkan oleh DPW Partai Berkarya dengan persetujuan tertulis DPP dalam hal ini Ketua Umum/Sekretaris Jenderal.

“Bahwa DPP Partai Berkarya (Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal) sampai saat ini belum mengeluarkan persetujuan terkait surat keputusan tersebut, oleh karena itu pemberhentian Saudara Dr. Yusuf Gunco, SH, MH Ketua DPD Kota Makasar Provinsi Sulawesi Selatan dinyatakan tidak berlaku,” demikian isi surat DPP Partai Berkarya yang diteken Sekretaris DPP Berkarya, Priyo Budi Santoso.

“Dengan adanya surat dari DPP, maka surat Patabai Pabokori selaku Ketua DPW Berkarya Sulsel tidak berlaku lagi. Pada intinya saya tidak pernah diganti dan tetap sebagai Ketua Berkarya Makassar,” jelas Yugo.

Yugo mengatakan, surat DPP juga memerintahkan kepada seluruh jajaran DPW dan DPD Partai Berkarya untuk terus selalu melakukan konsolidasi untuk penguatan dan kebesaran Partai Berkarya.

Olehnya itu, Yugo meminta kepada Plt yang ditunjuk oleh DPW untuk menghentikan segala aktivitas. “Kemudian Plt yang ditunjuk DPW harus menghentikan segala aktivitas. Termasuk mau membentuk sekretariat dan membentuk pincam, saya minta untuk dihentikan,” tegas Yugo.

“Jika mereka ngotot melakukan aktivitas mengatasnamakan Partai Berkarya Makassar atau mengganggu kepengurusan saya, maka saya akan pidanakan,” lanjut Yugo.

Lebih jauh kata Yugo, 15 Pincam Partai Berkarya Makassar sepakat menolak surat pemecatan yang dikeluarkan DPW tersebut. “15 Pincam semua menolak surat DPW, mereka tetap mendukung saya sebagai ketua,” pungkas Yugo. (*)