oleh

Polres Sinjai Bekuk Dua Pelaku Curanmor

Editor : Syamsuddin-Daerah, Sinjai-

SINJAI, RAKYATSULSEL.CO- Kapolres Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Iwan Irmawan, didampingi Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Noorman Haryanto H, merelease secara live streaming dugaan Tindak Pidana Pencurian motor (curanmor), bertempat di Ruang Lobby Parama Satwika Polres Sinjai, Senin, (29/06).

Pengungkapan kasus ini bermula ketika Polisi menerima laporan tentang adanya tindak pidana curanmor dengan Nomor : LP / 103/VI/2020/SPKT/Res Sinjai, per tanggal 26 Juni 2020.

Atas dasar tersebut, Resmob dan Tim Khusus Polres Sinjai melakukan penyelidikan selama tiga hari. Akhirnya, pada Jum’at (26/6/2020) sekitar pukul 13.00 WITA, timsus mendapat informasi bahwa pelaku berada di Kabupaten Bone. Selanjutnya, Polisi melakukan penangkapan terhadap dua pelaku yang diketahui berinisial lelaki NS (31) tahun bersama lelaki IR (29) tahun.

Kapolres Sinjai, AKBP Iwan, menjelaskan bahwa tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh kedua tersangka ini terjadi pada hari Selasa tanggal 23 Juni 2020 sekitar pukul 02.00 wita bertempat di jalan Bung Tomo, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

“Tersangka ini melakukan aksinya dengan cara, tersangka yang berboncengan sedang melintas di depan rumah korban dan melihat ada sepeda motor terparkir di halaman rumah korban dengan kunci masih tergantung, tersangka kemudian memutar balik motornya, setelah itu “NS” turun dari motor kemudian menyuruh “IR” pergi sambil menunggu di jembatan sekitar 100 meter dari rumah korban,”jelasnya.

Selanjutnya, ungkap Kapolres, tersangka NS masuk ke halaman rumah dan mengambil motor korban lalu membawa ke rumahnya di daerah Camming Kabupaten Bone dengan diikuti oleh IR dari belakang.

“Setelah itu tersangka NS dan IR membuka kap motor agar tidak dikenali oleh pemiliknya, selanjutnya NS menyuruh IR menjual motor tersebut seharga Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah) namun motor tersebut hanya terjual seharga Rp. 1.500.000. dan dari penjualan tersebut IR hanya mendapat Rp. 50.000,”ungkapnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dan barang bukti berupa 2 unit motor Suzuki Smash warna biru dan Honda beat street warna hitam yang salah satunya adalah Motor Penyuluh Dinkes Sinjai telah diamankan di Mapolres Sinjai.

“Kedua tersangka pun diancam dengan pasal 363 ayat 1 ke 3e, 4e Yo pasal 55 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,”ujarnya.

Tak hanya itu, Kapolres Sinjai menambahkan bahwa kedua tersangka, selain melakukan aksinya di kabupaten Sinjai, kedua pelaku pun sering melakukan hal serupa di Kabupaten Bulukumba dan Bone.

“Olehnya itu, saya berharap kepada masyarakat Sinjai selalu berhati- hati memarkir kendaraannya di halaman rumah, kalau bisa untuk mengunci kendaraan dengan kunci stand atau kunci kaki agar tidak memberikan kesempatan kepada pelaku aksi kejahatan.”harapnya.

Sumber: Humas Polres Sinjai