oleh

Golkar Makasaar Nilai Danny Tak Punya Etika Politik

Editor : Lukman-Partai, Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Dewan Pimpinan Daerah(DPD) II Partai Golkar Makassar tak ambil pusing dengan sikap mantan Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang dikabarkan memilih Fatmawati Rusdi Masse sebagai pasangan di Pilwali Makassar.

Ketua DPD II Golkar Makassar Farouk M Betta menegaskan, tidak mempermasalahkan dengan siapa Danny berpasangan. Hanya saja, Danny mesti menjaga komitmen dan etika dalam berpolitik.

“Apalagi sebelumnya, Danny menawarkan diri ingin menggandeng kader Golkar sebagai pasangan. Dia yang datang menawari, dia pulang yang pergi tanpa kabar,” kata Farouk.

Menurut dia, tak ada masalah Danny Pomanto berpasangan dengan siapa, kita hargai itu. “Tapi dalam politik harusnya etika politik dijaga, apalagi Danny yang menawarkan diri ingin berpaket dengan kader Golkar,” tegas Farouk M Betta kepada wartawan, Rabu 24 Juni 2020.

Aru, sapaan Farouk mengatakan, keinginan Danny menggandeng kader Golkar bahkan disampaikannya saat deklarasi di Celebes Convention Centre Maret silam. Jika benar Danny telah berkomitmen dengan kandidat lain, maka Aru menegaskan, sikap ini semakin menguatkan opini selama ini bahwa Danny memang bukan pemimpin yang bisa dipegang komitmen dan sikapnya.

“Tidak masalah, tapi ini semakin menguatkan opini jika Pak Danny bukan orang yang komitmen, komitmenya tidak bisa kita pegang. Hari ini bisa membangun komitmen, besok lain lagi,” terang mantan Ketua DPRD Makassar itu.

Dengan pilihan Danny itu, maka Golkar kini menyiapkan opsi lain untuk memenangkan Pilwali Makassar. Bahkan, Golkar pun mengisyaratkan akan memenangkan Pilwali, tanpa Danny Pomanto.

“Tanpa DP, Golkar siap dengan segala skenario untuk memenangkan Pilwali Makassar,” kata Aru lagi.

Ditanya terkait langkah Golkar selanjutnya jika Danny Pomanto benar benar keluar dari komitmen dengan Golkar, Aru tegas mengatakan, akan segera menggelar pleno untuk membatalkan rekomendasi ke Danny untuk dikirim ke DPD 1 dan DPP Golkar. (*)