oleh

Bupati Bantaeng Apresiasi Gebrak Ramadhan

Editor : Iskanto, Penulis : Jejeth-Bantaeng, Daerah-

BANTAENG, RAKYATSULSEL.CO – Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin menyerahkan hadiah lomba sekaligus menutup secara resmi Gebrak Ramadhan 2020 di Posko Induk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantaeng.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bekerjasama dengan Forum Anak Butta Toa (FABT) yang berhasil menjaring puluhan karya dari anak-anak muda Bantaeng dalam strategi penanganan Covid-19 berbasis pemenuhan hak anak.

Ketua Panitia, Muhammad Nurfajri melaporkan, jumlah partisipan yang mengikuti lomba kurang lebih 74 orang dengan kiriman karya sebanyak 139 buah terdiri atas, Dai Cilik 6 video, baca puisi 6 video, menulis esai 35 tulisan, fotografi 63 buah, video kreatif 13 buah, dan review materi Covid-19 sebanyak 6 buah video.

“Dari masing-masing lomba, ditetapkan 3 pemenang untuk setiap lomba. Jadi total keseluruhan pemenang sebanyak 36 orang,” kata dia.

Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin menghaturkan apresiasi atas terselenggaranya Gebrak Ramadhan. “Kegiatan ini adalah ruang untuk mengasah kreatifitas bagi pelajar, pemuda dan masyarakat umum selama masa pandemi,” kata dia.

Bupati Bantaeng menyampaikan, kegiatan ini adalah bukti hadirnya Pemerintah pada permasalahan yang dihadapi anak selama pandemi. “Permasalahan yang kita hadapi bukan hanya soal dampak ekonomi, tapi juga dampak yang berpengaruh pada psikologis anak yang tiba-tiba harus belajar dari rumah,” kata dia.

Oleh karena itu melalui kegiatan Gebrak Ramadhan, diharapkan langkah kolaborasi dihadirkan untuk memberi ruang bagi anak-anak untuk tetap bisa belajar dan berkreasi dari rumah.

Gebrak Ramadhan launching pada tanggal 2 Mei 2020 dan ditutup secara resmi pada 20 Mei 2022. Pada kesempatan itu, Bupati Bantaeng menyerahkan piagam dan uang apresiasi kepada para Juara.

Turut hadir mendampingi Bupati antara lain Asisten III Bidang Administrasi, Asruddin, Direktur RSUD Prof Anwar Makkatutu, dr Sultan, Kadis Kominfo SP, Syahrul Bayan, dan pengurus Forum Anak Butta Toa. (*)