oleh

JPK Sulsel Salurkan Sembako bagi Warga Terdampak Virus Corona

Editor :doelbeckz , Penulis : Armansyah-Megapolitan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Setelah menyalurkan bantuan ratusan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis di puskesmas dan rumah sakit, kini Jurnalis Peduli Kemanusiaan (JPK) Sulsel kembali menyalurkan bantuan bahan pokok atau sembako kepada warga terdampak virus corona (Covid-19).

“Jumlah paket yang berhasil dikumpulkan dari donasi serta sumbangan sebanyak 115 paket bahan pokok dan telah disalurkan kepada yang berhak,” kata Koordinator JPK Sulsel, Darwin Fatir di Makassar, Kamis (30/4/2020).

Bantuan tersebut disalurkan ke masyarakat pesisir di Untia, Salodong, Kecamatan Biringkanaya. Kemudian jurnalis yang terdampak langsung dan 16 panti asuhan yang tersebar pada beberapa titik di Makassar.

Darwin menyampaikan, terima kasih kepada seluruh penyumbang yang mau menyisihkan sedikit hartanya bagi membutuhkan, apalagi dampak dari pandemi Covid-19 ini, sangat berpengaruh pada ekonomi.

Tidak hanya itu, wabah virus corona juga membuat banyak pekerja dirumahkan termasuk dari kalangan jurnalis, sebab perusahaan pers ikut goyang, karena dampaknya.

“Kami tetap berusaha semampunya mengumpulkan donasi, baik itu dari jurnalis senior, jaringan mitra kawan-kawan, serta sumbangan mereka (jurnalis). Meskipun tidak banyak, tapi itulah yang ada dibagikan kepada yang membutuhkan,” jelasnya.

Gerakan ini atas dasar kepedulian, mengingat masih ada masyarakat belum kebagian, dan pembagian bahan pokok dari pemerintah daerah belum semua rampung. Apalagi, kondisi Makassar sudah berlaku Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sebelumnya, JPK Sulsel telah menyalurkan total 281 Hazmat atau baju Alat Pelindung Diri (APD) berserta masker dan sarung tangan pada 49 puskesmas di Makassar, Maros dan wilayah kepulauan serta lima rumah sakit.

Pendistribusian APD tersebut dilaksanakan di saat wabah ini, mulai menyebar di sejumlah kecamatan di Makassar. Inisiatif ini mendapat respon hingga akhirnya terkumpul donasi dan secara bergelombang APD itu didistribusikan.

“Kami melihat penyebaran virus corona semakin meningkat. Dari hasil pemetaan ada lima kecamatan yang masuk zona merah, sehingga diputuskan menambah distribusi APD bagi tenaga medis di puskesmas tersebut,” tambah tim inisiator JPK Sulsel, Nurdin Amir.

JPK Sulsel terbentuk atas inisiasi dari sejumlah organisasi pers diantaranya, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Selatan, Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulsel, dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Makassar. (****)