oleh

Saharuddin Bagikan Sembako kepada Warga yang Diisolasi di Enrekang

Editor :doelbeckz-Daerah, Enrekang-

Dampak Pandemi Virus Corona

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Memasuki bulan suci Ramadan 1441 Hijriah di tengah wabah virus corona (Covid-19) ini, anggota DPRD Provinsi Sulsel, H Saharuddin ST MM mengunjungi warga Desa Banti, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, yang diisolasi karena diketahui pernah kontak langsung dengan salah satu warga Enrekang yang dinyatakan positif corona, beberapa waktu yang lalu, Rabu (22/4 2020) lalu.

Saharuddin juga membagikan paket sembako. Pembagian paket bingkisan tersebut didampingi Kepala Desa Banti.

Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel ini, mengatakan, kunjungan ini, untuk melihat langsung keadaan dan kondisi warga Banti yang diisolasi demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, terlebih mereka ini pernah berinteraksi dengan pasien sebelumnya dinyatakan positif corona.

“Pemberian bingkisan ini, bagian dari rasa kemanusian, semoga ini sedikit bisa membantu mereka. Apalagi, dalam kondisi diisolasi, tapi Ahamdulillah ini hari terakhir mereka diisolasi. Kemudian bagi-bagi bingkisan memang merupakan tradisi setiap tahun menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri,” ujarnya.

Aji Saka, sapaan Saharuddin, mengatakan, terlebih dalam situasi pandemi corona saat ini, kondisi serba sulit, karena dampak wabah corona jadi masyarakat harus menyambut bulan suci Ramadan dengan tersenyum, saling membantu, tolong-menolong kebetulan momen menyambut bulan suci Ramadhan ini, dalam kondisi memprihatinkan.

“Jangan sampai saudara kita warga Desa Banti dalam menyambur bulan suci Ramadan tidak tersenyum. Oleh karena itu, kepedulian sesama dalam masa pandemi Covid-19 merupakan obat mujarab dalam situasi ini,” ujarnya.

Politisi asal Massenrempulu (Maspul) ini, mengatakan, saling tolong-menolong atau membantu satu sama lainnya merupakan salah satu cara pencegahan dampak Covid-19 yang paling efektif dan membantu menekan penyebarannya.

“Ini waktunya berbagai bagi yang mampu menopang yang tidak mampu, pandemi tidak muncul begitu saja tanpa ada maksud apa-apa dari Allah SWT. Ini menguji apakah kita mau berbagai, atau tidak, harapan kita bersama semoga penyebaran Covid-19 dan di Enrekang tidak ada lagi yang dinyatakan positif Covid-19 ,” terangnya. (****)