oleh

Ajiep Padindang Minta Gubernur Perketat Pengawasan Pemulangan Warga Sulsel dari Malaysia

Editor : Muhammad Alief-Legislatif, Pemerintahan, Tokoh/Figur Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Bertambah lagi kasus positif baru Covid-19 di Indonesia. Kasus positif saat ini sudah mencapai 600 lebih kasus.

Sementata dari akumulasi data per provinsi, tercatat ada penambahan untuk kasus Sulawesi Selatan. Total kasus terkonfirmasi positif di Sulsel saat ini mencapai 4 orang.

Penambahan 2 kasus baru tersebut sebetulnya sudah tercatat sejak 21 Maret lalu. Hanya saja, dari data gugus tugas dan Kemenkes, baru diakumulasikan kemarin.

Hal ini mendapat perhatian khusus dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) RI asal Sulwesi Selatan. Dr.H.Ajiep Padindang, SE. MM, berharap Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah agar memperketat pengawasan bagi orang yang hendak keluar masuk dari negara Malaysia.

“Selaku perwakilan DPD RI, saya berharap Gubernur Sulsel, agar memperketat pengawasan bagi orang yang pulang dari negara Malaysia,” harap Ajiep kepada awak media, Rabu (25/3/2020).

Senatoe DPD RI dua periode ini menilai. Penanganan Corvid 19 di Sulawesi Selatan, sudah berjalan baik. Sinerji antara pemerintah Provinsi dan kabupaten, sudah nampak, walau koordinasi masih harus ditingkatkan antar OPD Provinsi dan Kabupaten, khususnya dengan RS Rujukan Pelayanan Virus Corona.

“Upaya Gubernur yang tanggap dan cepat mengambil langkah untuk penanganan CORVID 19, sudah baik,” ujar Ajiep.

Mantan anggota DPRD Sulsel ini menyebutkan, imbauan, ajakan bahkan permintaan untuk melaksanakan Gerakan pengaturan “jarak sosial”. Social Distancing atau Phisic Distancinf\g), memang mendapat banyak tantangan. Namun Gerakan itu sudah lumayan, untuk ukuran perkotaan seperti di Makassar dan ibu kota kabupaten.

Diakuinya bahwa, semula masa reses mulai dari 28 Februari – 22 Maret 2020 lalu, namun disepakati melanjutkan dengan kunjungan kerja ALKEL DPD RI hingga tanggal 20 Mei 2020.

“Saya berada di Dapil ini untuk terus melakukan pemantauan dan evaluasi dengan cara mengamati pemberitaan di media, melaksanakan kontak on line dengan berbagai pihak, menggunakan WA atau Telpon HP,” katanya.

Ajiep Padindang, mempunyai jaringan informasi melalui @JIP Community yang anggotanya tersebar diseluruh kabupaten bahkan sebagian besar kecamatan dan juga desa di Sulsel, mendapat informasi bahwa yang paling urgent untuk juga diawasi dan diperketat adalah jalur pulang orang-orang Sulsel dari Malaysia.

“Para perantau atau keluarganya yang sering ke Malaysia harus diperketat dan bahkan jika perlu ditutup pintu masuknya ke Sulsel,”tegas Ajiep.