oleh

Begini Sejarah Sukses Andi Utta, Dari Nol Hingga Jadi Pengusaha Elit

Editor : Lukman-Profil-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – 53 Tahun lalu, ketika perpolitikan Indonesia genting akibat perebutan kekuasan. Di Tanete Kabupaten Bulukumba seorang Ibu, bernama Hj Anda Dalima Makkarodda sedang menanti buah hatinya yang sedang Ia kandung. Anak itu kemudian diberi nama H A Muchtar Ali Yusuf. Yang saat ini sedang didorong oleh masyarakat untuk maju menjadi Bupati Bulukumba.

H A Muchtar Ali Yusuf atau sering dikenal dengan nama Andi Utta tidak menyangka bila dirinya kemudian akan menyentuh titik ini. Titik dimana Ia dipercaya untuk bertarung di pemilihan kepala daerah Bulukumba.

Jelasnya kata Ia hal tersebut tidak mudah, butuh proses dan perjuangan. Ia mengatakan bila pikiran pikirannya di masa muda hanya dicerita bukan di kerja mungkin Ia tak akan berhasil membangun perusahaan dengan karyawan kurang lebih 1000 orang.

Andi Utta sendiri menghabiskan masa kecilnya di Tanete. Ia bersekolah di SD negeri no 58 thn Tahun 1973. Kemudian lanjut SMP Negeri 1 Tanete. Dan ketika SMA Ia hanya satu semester di Tanete kemudian pindah ke Makasaar dan melanjutkan sekolahnya ke SMA negeri 1 jln Gunung Bawakaraeng makassar tahun 1982.

Lulus SMA Andi Utta kecil mulai memikirkan masa depannya. Ia harus menjadi orang sukses. Pikiran mudanya itu kemudian ia kerjakan dengan membuka usaha udang laut jenis lobster dan hasil laut lainnya.

Usahanya itu di Jabah oleh Allah. Salah satu pengusaha eksportir Udang Dan hasil laut untuk bekerjasama dengannya melalui bendera perusahaan PT Dian Makassar sebagai partner awal.

Udang ikan Dan hasil laut Andi Utta yang Ia ambil dari kampungya di Bulukumba dan sinjai kemudian mulai menyebrang ke Australia. Atau lebih tepatnya di Universal Seafood Perth Australia.

Tak mau berpangku tangan pada orang lain, Andi Utta kemudian memutuskan untuk mengekspor udangnya dengan menggunakan perusahaannya sendiri.

Saat itu Tahun 1989, Andi Utta mulai membuat perusahaan. Dimulai dari mengurus surat izin hingga mencari pasar untuk membeli hasil laut yang telah Ia kumpulkan.