oleh

Rekomendasi NasDem Gaduh di Makassar

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Rekomendasi NasDem untuk Pilwali Makassar tak kunjung terbit. Gaduh justru muncul diduga melibatkan dua kandidat terkuat; Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dan Irman Yasin Limpo.

Blunder kandidat jagoan NasDem Makassar muncul di tengah ketidakjelasan rekomendasi dukungan NasDem. Reaksi protes disuarakan massa pendukung Danny Pamanto, sementara iklan ‘Nurani untuk Negeri’ Irman Yasin Limpo memantik polemik serius.

Elit DPP dan DPW NasDem tidak nyaman atas gaduh beruntun melibatkan dua kandidat cakada Makassar berkompetisi. Ada kecenderungan, NasDem terbelah dalam menentukan arah dukungan di Pilwali Makassar.

Klarifikasi iklan berpolemik disampaikan Ketua DPP NasDem, Willy Aditya. Ia menyebutkan bahwa iklan mencantumkan bendera NasDem tersebut bukan pesanan parpolnya, namun oleh salah satu kandidat cakada Makassar.

“Iklan tersebut dipesan oleh Irman Yasin Limpo, bakal calon Wali Kota Makassar. Tapi NasDem mendukung Danny Pomanto,” beber Willy.

Benarkah demikian? Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse, menyatakan penentuan rekomendasi dukungan untuk Pilwali Makassar, masih berproses di tingkat DPP.

“Belum ada nama yang diputuskan untuk Makassar. Secepatnya diumumkan di publik dan nanti DPP yang umumkan,” ujar politisi NasDem yang meraih rekor suara terbanyak DPR RI di Sulsel pada Pileg 2019 ini.

RMS enggan menanggapi kegaduhan melibatkan dua cakada yang berebut mandat NasDem di Pilwali Makassar. “Begitu selesai pembahasan di DPP, rekomendasi akan kita serahkan. Semuanya terbuka nanti,” ulang RMS kepada wartawan koran ini, Selasa (28/1/2020).

Hal yang sama diungkapkan Sekretaris DPW NaDem Sulsel, Syaharuddin Altif. Ia mengaku NasDem saat ini tengah menggodok beberapa nama bakal calon WaliKota Makassar.

“Untuk (Pilwalkot) Makassar DPP masih ditunggu untuk memutuskan. Untuk soal penyerahan rekomendasinya menunggu DPP,” ujar Syaharuddin Alrif.