oleh

Kejari Tator Awali Program JMS di SMP 1 Kesu

TORAJA UTARA, RAKYATSULSEL.CO – Salah satu program Kejaksaan untuk memberikan penyuluhan hukum kepada siswa dari dini yakni melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), maka seperti beberapa tahun terakhir ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja yang masih membawahi dua kabupaten sekaligus yakni Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara telah melaksanakan program JMS.

Dan untuk tahun 2020 ini diawali dengan JMS di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kesu’, Selasa (21/1) di Aula SMPN 1 Kesu’. Dengan tema penerangan hukum dan penyuluhan hukum cegah dini bahaya korupsi dan Narkoba. Sebagai pemateri Kasi intel Kejari, Ariel Denny Pasangkin

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) TanaToraja, Jefri P. Makapedua kesempatan itu mengatakan, menyampaikan tugas dan tanggungjawab kejaksaan dalam menegakkan hukum di Indonesia. Serta memberikan pengertian tentang hukum kepada puluhan siswa yang hadir dalam kesempatan itu, sembari memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa.

Menurut kasi Intel Kejari Tana Toraja, Ariel Denny Pasangkin saat membawahkan materi tentang bentuk-bentuk dan bahaya narkotikan, perlindungan anak dan sajam,  mengingatkan siswa agar menghindari  narkotika karena disamping merusak kesehatan juga bisa dipidana.

Sementara, Kepala Sekolah, SMPN 1 Kesu’, Agus Sumule dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Kejari Tana Toraja, yang dalam 3 tahun terakhir ini menjalin kerja sama JMS.

Dikatakan Agus bahwa berkat program JMS tersebut murid-murid SMPN 1 Kesu’ mulai paham tentang masalah hukum terutama menyangkut narkoba dan beberapa kejahatan sosial lainnya yang dapat berimbas pada pidana. (*)