oleh

Kakanwil Kemenag Harap Garuda Indonesia Segera Buka Penerbangan Makassar-Arab Saudi

Editor : doelbeckz , Penulis :Irawati-Ekonomi & Bisnis, HL-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Maskapai penerbangan Garuda Indonesia berencana membuka kembali penerbangan langsung atau direct flight Makassar-Arab Saudi, September 2020 mendatang. Layanan ini dimaksudkan untuk memenuhi tingginya permintaan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Sulsel.

Sebelumnya, maskapai milik pemerintah (BUMN) ini, sempat melayani penerbangan langsung Makassar-Arab Saudi periode 2015 hingga pertengahan 2019 lalu.

Namun, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sulsel, Anwar Abubakar, akhir pekan lalu, justru berharap, sebaiknya Garuda Indonesia segera membuka penerbangan langsung secara reguler Makassar-Arab Saudi pada awal 2020 ini. Pasalnya, penerbangan ini akan sangat membantu akses pelayanan bagi jemaah umrah.

“Kita berharap rute Makassar-Jeddah ya bisa beroperasi, karena itu akan sangat membantu jemaah sebetulnya. Semoga dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama lah walaupun diprediksi di September, tapi mudah-mudahan awal tahun ini sudah bisa,” harapnya.

Anwar menjelaskan, akses pelayanan haji dan umrah itu, adalah pelayanan, pembinaan, dan perlindungan. “Sehingga tentu harapan kita semua stakeholder yang terkait ya termasuk dalam hal ini maskapai bisa memberikan pelayanan yang lebih mempermudah jemaah,” ujarnya.

Anwar mengatakan, khusus wilayah Sulsel jemaah umrah setiap bulannya mencapai angka sekira 3.000 jamaah. Untuk itu, akan sangat membantu jika rute penerbangan bisa lebih efektif dan efisien termasuk dengan penerbangan langsung tersebut.

“Meskipun ada maskapai lain yang melakukan penerbangan langsung, tapi akan lebih baik jika tidak hanya satu,” ucapnya.

Sebelumnya, CEO PT Garuda Indonesia Region IV Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, Aryo Wijoseno, Rabu (15/1), mengatakan, permintaan untuk membuka layanan direct flight Makassar-Arab Saudi telah dipertimbangkan. Bahkan, layanan ini rencananya akan dibuka pada September 2020 mendatang.

“Ini tentunya dengan berbagai kajian, pertimbangan, dan masukan dari berbagai pihak,” sebutnya.

“Insya Allah, Garuda Indonesia akan membuka kembali rute penerbangan bagi jemaah umrah Makassar-Arab Saudi langsung PP (Pergi-Pulang),” tambahnya.

Salah satu, PPIU di Sulsel, Yusdih Gani, mengakui, pasar umrah di Sulsel terus meningkat dan memiliki prospek besar di 2020 ini. Terbukti jemaah umrah dari hari ke hari terus bertambah. Bahkan, perusahan travel haji dan umrah di Makassar kebanjiran permintaan.

Yusdih mengakui, tingginya permintaan jatah umrah di Sulsel. Terutama pada musim umrah, September-Mei tiap tahunnya.

“Alhamdulillah, permintaan umrah di Sulsel sangat tinggi. Bahkan, pasarnya masih sangat besar,” terangnya.

Lulusan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini, mengatakan, besarnya permintaan umrah itu dapat dilihat dari tingginya frekuensi pemberangkatan jemaah pada musim umrah.

“Alhamdulillah, kalau kita bisa sampai dua kali dalam satu bulan, tetapi ada bahkan travel yang bisa sampai lima kali dalam satu bulan,” terangnya.

Tingginya pasar umrah di Sulsel tersebut, membuat Yusdih berharap maskapai penerbangan Garuda Indonesia kembali membuka layanan direct flight atau penerbangan langsung Makassar-Arab Saudi secara reguler atau rutin. Apakah, Makassar-Jeddah atau Makassar-Madinah.

“Tingginya permintaan umrah ini harus ditunjang pelayanan, salah satunya penerbangan langsung Makassar-Arab Saudi yang dilakukan Garuda Indonesia,” jelasnya. (****)