oleh

Tujuh Tokoh Sulsel Diprediksi Masuk Pengurus DPP Golkar

Editor : Sofyan Basri, Penulis : Suryadi-Berita, Partai, Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang digelar di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta menetapkan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024.

Terkait hal itu, Direktur Nurani Strategic, Nurmal Idris mengatakan jika melihat komposisi struktur kepemimpinan Airlangga untuk periode 2019/2024 dipastikan akan menyesuaikan dengan dinamika politik yang berkembang saat ini.

Ia memprediksi, khusus di Sulsel berkisar tujuh orang politisi akan masuk dalam struktur kepengurusan baru yang dikomandani Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia periode 2019-2024 itu.

Mereka antara lain empat anggota DPR RI dari Fraksi Golkar asal Sulsel yakni Hamka B Kadi, Rio Padjalangi, Supriansa dan Muh Fauzi.

“Menurut saya, politisi Sulsel masih akan mendominasi kepengurusan Golkar di bawah Airlangga. Empat anggota DPR RI dari Sulsel, dipastikan akan masuk dalam struktur,” kata Nurmal, Kamis (5/12) kemarin.

Mantan Komisioner KPU Kota Makassar menambahkan selain empat nama itu, masih ada tiga figur lainya yang dinilai memilili peluang besar dipercayakan gabung di DPP Golkar.

“Nama Rusdin Abdullah kemungkinan juga akan masuk. Selain itu kemungkinan ada nama Abdillah Natsir, Rukman Karumpa dan Hamzah Abdullah akan masuk,” jelasnya.

Ketika ditanya peluang NH, Nurmal mengatakan untuk Nurdin Halid masih tanda tanya. Kata dia, jika NH didefinitifkan menjadi Ketua Golkar Sulsel maka namanya akan tergeser dari DPP.

“Tapi jika NH memilih tetap di DPP, maka akan ada Ketua Golkar baru di Sulsel,” ungkapnya.

Sementata itu, Juru Bicara (Jubir) DPD Golkar Sulsel, Risman Pasigai mengatakan dirinya belum mengetahui pasti struktur baru DPP Golkar. Bahkan, Risman tak mau berkomentar pasti soal hal itu.

“Saya belum tau. Karena belum lihat struktur baru DPP Golkar,” kata Risman. (*)