oleh

Ayah Diduga Terlibat Pencurian Ternak, Kuasa Hukum Minta Tak Bawa-bawa Nama Ketua DPRD

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Kuasa Hukum H Tambaru Daeng Lau Bin Dg Nanang (76), Yusuf Gunco meminta kepada semua pihak agar tidak menyangkutpautkan nama Ketua DPRD Takalar, H Muh Jabir Bonto dalam kasus yang menimpa H Tambaru.

H Tambaru adalah ayah Ketua DPRD Takalar, H Muh Jabir Bonto. H Tambaru merupakan terduga pelaku pencurian hewan ternak di Kabupaten Takalar.

“Seharusnya nama ketua DPRD Takalar tidak perlu dibawa-bawa. Ini adalah kasus person. Tidak ada kaitannya dengan status anaknya yang ketua DPRD,” ujar Yugo–sapaan akrab Yusuf Gunco.

“Jadi saya minta kepada semua pihak agar tidak perlu mengungkit-ungkit nama ketua DPRD,” tambah Yugo.

Yugo juga mengatakan jika tuduhan terhadap kliennya belum tentu benar, dan dia akan berupaya membuktikan semua tuduhan terhadap kliennya di pengadilan.

“Kami ikuti saja prosedurnya, tinggal tunggu agenda persidangan, kami masih tetap yakin H Tambaru belum tentu bersalah,” jelas Yugo.

Sebelumnya, Tambaru berhasil diamankan oleh Tim Khusus (Timsus) Polda Sulsel di jalan poros Gowa-Takalar, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulsel, Selasa 16 Juli 2019.

Dari keterangan polisi, terduga pelaku ditangkap sekaitan dengan adanya surat penangkapan dan surat daftar pencarian orang (DPO) yang dikeluarkan langsung oleh Polres Takalar. Tambaru diduga telah terlibat pencurian kerbau milik Baktiar Daeng Beta, di Kecamatan Polongbangkeng Utara, pada 27 Agustus 2018 lalu.

Kasus curnak ini sebenarnya telah lama bergulir di Polres Takalar. Awalnya, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni Nyapu Daeng Bella dan Daeng Sewang.

Setelah itu, polisi kembali menetapkan dua orang tersangka lainnya, yaitu Gassing Taba, salah satu oknum anggota polisi dan ayah dari Ketua DPRD Kabupaten Takalar, Tambaru.

Namun, Tambaru sendiri sempat mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Takalar sebanyak dua kali meski akhirnya ditolak dua kali dalam putusan hakim. Hingga saat hendak ditahan, Tambaru mengaku kurang sehat hingga akhirnya melarikan diri. Polisi pun mengeluarkan surat DPO.

Surat DPO tersebut membuat Timsus Polda Sulsel langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengendus keberadaan terduga pelaku dan diamankan di jalan poros Gowa-Takalar. (*)