oleh

Nama Sekprov Sulsel Ditangan Presiden

Editor :Iskanto , Penulis : Al Amin-HL, Megapolitan, Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Usai melakukan verifikasi berkas dan kompetensi calon Sekertaris Provinsi (Sekprov) Sulsel, akhirnya Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Otoda) Kementerian Dalam Negeri (RI) mulai membahas tiga nama calon Sekprov dengan nilai tertinggi tersebut.

Direktur Jenderal (Dirjen) Otoda Kemendagri RI, Sumarsono mengatakan proses pemberkasan sudah selesai. Tiga nama, Jufri Rahman, Abdul Hayat Gani dan Zubaghrum Tjenreng yang telah diusul dinyatakan memenuhi syarat.

Menurutnya, saat ini berkas hasil verifikasi itu telah dijadwalkan dalam pembahasan Tim Penilai Akhir (TPA) yakni Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla. “Berjalan lancar, sekarang masih menunggu pembahasan di TPA yang dipimpin Bapak Presiden,” kata Sumarsono.

Mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel ini menyebutkan pembahasan TPA ini pihaknya harus melengkapi berkas berupa rekomendasi dari kementerian terkait, seperti Mendagri dan Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Sudah ada rekomendasi dari KASN dan ketiganya bersyarat untuk diproses,” ujarnya.

Ia memastikan jika penetapan surat ketetapan Sekprov definitif itu ditandatangani oleh Presiden. Pasalnya, jabatan yang disandang Sekprov yaitu eselon I/B hampir setara dengan jabatan dirjen.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah (NA) didampingi Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengumumkan tiga nama calon Sekprov Sulsel.

Tiga besar nama tersebut, merupakan hasil seleksi calon Sekprov Sulsel berdasarkan total akumulasi nilai dari nilai asesmen, wawancara, rekam jejak dan penulisan makalah.

Nilai tertinggi diraih oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Jufri Rahman dengan nilai 85,99 setelah itu Direktur Penanggulangan Masyarakat Miskin Kemensos, Abdul Hayat Gani dengan nilai 81,77 dan terakhir dosen IPDN, Muh Zubakhrum Baharuddin Tjenreng, dengan nilai 81,50.

“Saya kira kita ini harus kerja profesional, inilah nama Sekprov yang akan kita kirimkan ke Kemendagri,” kata Nurdin Abdullah, dalam jumpa pers di Ruang Rapim Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Kota Makassar.

Selain itu, Nurdin juga menyampaikan pemilihan tersebut tidak memiliki intervensi dari pihak manapun. “Saya mau sampaikan kita tidak ada kepentingan, pemilihan ini tidak ada intervensi dari pihak manapun, kalau mau intervensi kenapa mau seleksi,” tegasnya.

Ia mengaku percaya dengan hasil seleksi ini digelar secara profesional, pasalnya tim atau panitia seleksi yang terlibat berasal dari berbagai kalangan yang Ketuanya dipimpin langsung akademisi Universitas Hasanuddin, Prof Gagaring Pagalung. (*)