oleh

Hibur Pengunjung, Imigrasi Parepare Disulap Jadi “Cafe” Sehari

Editor : Niar-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM- Ada yang berbeda dari tampilan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, khususnya di ruangan pelayanan pembuatan paspor, Rabu, (23/1/2019).

Layaknya cafe atau warung kopi, Imigrasi Parepare menyiapkan kopi yang dinikmati dengan hiburan life music band lokal, sebagai salah satu terobosan Imigrasi dalam memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-69. Bedanya, jika di warkop atau Cafe para pengunjung merogoh kocek untuk membayar sesuai pesanan kopi, namun di Imigrasi, diberikan secara cuma-cuma. Bahkan, pengunjung yang lahir pada 26 Januari, diberi pelayanan gratis dalam pembuatan paspor.

Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Parepare, Noer Putera Bahagia mengatakan, suasana baru dengan menghadirkan tema “Passport-Coffee-Music-Parepare” untuk memberikan suasana nyaman bagi pengunjung.

“Kita coba hadirkan suasana cafe di kantor imigrasi selama sehari. Tujuannya untuk menghibur masyarakat yang sedang mengurus paspor dengan hiburan, sambil menikmati secangkir kopi dan makanan agar mereka rileks menunggu paspornya diterbitkan,” ujar pria berkacamata ini.

Program rangkaian peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-69 ini kata dia, murni merupakan terobosan Imigrasi Parepare, melihat menjamurnya warung kopi yang kini menjadi salah satu idola di kalangan masyarakat.

“Jadi kami mengonsep antara paspor, musik, kopi, dan Parepare menjadi sebuah kesatuan yang tidak terpisahkan.
Parepare tempat nongkrong sambil minum kopi dalam menghasilkan inspirasi, musik membuat kita bisa berimprovisasi,” papar mantan Jurnalis ini.

Ke depan kata dia, pelayanan seperti ini dapat dihadirkan secara berkesinambungan untuk memanjakan pengunjung. Minimal dengan menyiapkan air minum, snack, ruang Ibu menyusui, dan tempat bermain anak.

“Hari ini kita siapkan semua. Jadi selain kopi, musik, juga ada tempat bermain anak, ada pojok baca. Ke depan Insya Allah kita berlakukan setiap hari, walaupun bukan kopi, minimal air aqua dan snack,” janji Noer Putera Bahagia.

Dari pantauan rakyatsulsel.co, inovasi Imigrasi Parepare dalam menghadirkan suasana Cafe bagi pembuat paspor membuat pengunjung terlihat santai. Beberapa di antara mereka terlihat larut, serta menyumbangkan lagu. Imigrasi pun menghargai dengan memberikan cindera mata bagi pengunjung yang ikut bernyanyi.

“Keren, ini inovasi yang sangat bagus, cukup menghibur para pengunjung. Kami tidak merasa bosan menunggu antrean pembuatan paspor karena kita dihibur musik, dan disediakan kopi. Harapan kami, siapa tahu bisa seterusnya seperti ini,” harap Hasnita Thalib, salah satu pengunjung yang ikut bernyanyi dalam event itu. (Yanti)

Baca juga: https://www.rakyatsulsel.co/2019/01/22/imigrasi-mengajar-kakanim-parepare-tampil-menginspirasi/