oleh

Mantan Aktivis Beri Motivasi Mahasiswa FH Unhas

Editor :Ridwan Lallo-Edukasi, Kampus-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Mantan aktivis mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Muhammad Zubair, memberi motivasi kepada seluruh mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Unhas.

Koordinator pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel itu tampil sebagai pembicara pada kegiatan pembinaan mahasiswa hukum tahap 1 di Fakultas Hukum Unhas, Minggu (18/11).

Dalam kesempatan itu, Zubair menekankan kepada mahasiswa pentingnya identitas dan sejarah pergerakan mahasiswa.

Intinya, kata Zubair, tantangan pergerakan mahasiswa beda di tiap masanya. Mahasiswa harus bisa berubah, menyesuaikan dengan perkembangan zaman

“Sekarang era revolusi industri 4.0. Tantangannya lebih berat. Yang tidak bisa menyesuaikan diri akan terealiminasi,” ujarnya.

Menurutnya, “identitas” berarti ciri atau syarat yang harus dimiliki oleh sesuatu sehingga sesuatu itu dapat dibedakan dengan yang lain. Sedangkan “mahaiswa” yang arti formalnya adalah seseorang yang terdaftar disuatu perguruan tinggi pada semester berjalan, filosofisnya adalah seorang yang mencari tahu tentang kebenaran dan berusaha mewujudkan kebenaran tersebut.

“Jadi identitas mahasiswa adalah ciri-ciri atau syarat yang harus dimiliki oleh seorang mahasiswa. Dimana mahasiswa harus idealis, pembaharu, cerdas, kritis dan mandiri,” jelas mantan penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) tersebut. (*)