oleh

HIMAKOM Mengecam Tindak Kekerasan Mahasiswa Fakultas Teknik UNIFA

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Himpunan Mahasisiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) Universitas Fajar (UNIFA), mengecam tindak kekerasan yang dilakukan mahasiswa Fakultas Teknik yang juga berasal dari kampus yang sama, Kamis (8/11) lalu.

Salah satu korban pengeroyokan Muhammad Safwan Dewangga, yang merasa keberatan atas tindak kekerasan yang dialaminya, melaporkan pengeroyokan yang dialaminya tersebut ke Polsek Panakukang.

Safwan menceritakan kronologi kejadian bahwa pada hari Kamis (8/11), sekitar pukul 18:30 wita, sekelompok mahasiswa mendatangi kantin Unifa, untuk mencari seseorang yang tidak diketahui identitasnya (mahasiswa Ilmu Komunikasi), lantaran dianggap telah menyinggung mahasiswa Fakultas Teknik.

Karena tak menemukan orang yang dicari, sekelompok mahasiswa tersebut akhirnya melampiaskan kekesalannya terhadap korban Muhammad Safwan Dewangga, dan Helda Marlina, yang berujung pengeroyokan dan menyebabkan beberapa bagian tubuh korban, terutama bagian bahu kanan mengalami memar kebiruan dan kepala dirasakan sakit akibat dipukul serta diinjak-injak.

“Saya keberatan atas tindakan kekerasan yang telah dilakukan terhadap saya dan teman saya. Olehnya itu, saya melaporkan hari itu juga kejadian yang menimpa saya ke Polsek Panakukang untuk diproses hukum,” ujar Safwan.

Ia mengaku menyesalkan kejadian tersebut apalagi dirinya yang menjadi korban kebrutalan sekelompok mahasiswa yang ditengarai berasal dari Fakultas Teknik yang juga masih satu universitas yang sama.

“Padahal sebelumnya, Pengurus HIMAKOM Unifa bersama Pengurus Senat Mahasiswa Ekonomi dan Ilmu Ilmu Sosial selaku penanggung jawab lembaga intra kampus, telah melakukan mediasi dan permohonan maaf secara lembaga. Tetapi tidak diterima dengan baik oleh mahasiswa Fakultas Teknik sehingga berujung pengeroyokan,” jelasnya.

Menilai tindakan reaktif tersebut, HIMAKOM UNIFA meminta agar pihak akademik dalam hal ini Rektor segera menindak lanjuti tindak kekerasan dalam kampus Universitas Fajar Makassar yang telah dilakukan oleh sekelompok mahasiswa Teknik tersebut.

Dalam laporan polisi yang bernomor LP/1344/XI/K/2018/RESTABES MKS/SEK-PNK, disebutkan pelapor atas nama Muhammad Safwan Dewangga, melaporkan tindakan pengeroyokan yang dialaminya dan sebagai terlapor atas nama Jumran Usman dkk. (*)