oleh

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Hanya Curhat, Anggota Dewan Ini Malah Mengamuk

Editor :dedi-Berita, Megapolitan-

LUWU TIMUR, RAKYATSULSEL.COM –  Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan perempuan (KBPP) Luwu Timur, Rosmiati Alwi tidak menyangka curhatnya kepada Usman Sadik membuat Usman Sadik jadi naik pitam.

Ia mengakui usai sidang Paripurna DPRD siang ini, ia memang mendatangi Usman Sadik ketua Fraksi PAN.

“Saya ngomong lepas. Waktu itu, saya juga tidak pernah bilang dia tidak hadir dalam rapat yang membahas Organisasi Perangkat Daerah. Saat itu tidak ada gejala dia mau marah, biasa-biasa saja.” kata Rosmiaty KBPP Luwu Timur.

Yang mengherankan, lanjut dikatakanya, kenapa setelah usai Paripurna Usman Sadik malah berteriak menyebut – nyebut nama saya. Kalau persoalan Tipologi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang ditetapkan anggota dewan Bertipe B, “Ya sudah kalau itu sudah menjadi keputusan. Bukankah penentuannya ada di DPRD, bahkan saya juga tidak ada niat sama sekali untuk melecehkan anggota dewan.” Ujarannya

Dia menceritakan, ketika instansinya mengikuti pembahasan tanggal 26 September lalu, sejumlah legislator yang hadir di antaranya Pieter K’ Parangan, Efrain dan dirinya tak mengingat persis satu legislator lainnya.

“Yang pimpin rapat wakil ketua 2 dan hadir pula KH. Suardi Ismail selaku ketua pansus ranperda organisasi perangkat daerah serta pak Hamris Darwis mewakili bupati,” tutur Rosmiaty.

Saat pembahasan lanjutnya, dirinya meminta jika pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tidak bisa berdiri sendiri, maka diusulkan dijadikan 2 bidang pada SKPD di manapun bergabung.

 “Setelah pembahasan itu, saya juga mendatangi pak Pieter dan Efrain agar Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dijadikan 2 bidang. Selesai sidang paripurna tadi. Inilah yang  saya kemukakan pada Usman Sadik. Namun, ternyata beliau salah menanggapinya. Saya meminta maaf jika niat baik tersebut disalahtafsirkan,” tutup Rosmiaty. (Baim)

Komentar