oleh

Angkasa Pura I Ambil Alih Perparkiran Bandara Hasanuddin

Editor :Azis Kuba-Dirgantara, Ekonomi & Bisnis-

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Sejak 1 Januari 2013 kemarin, PT Angkasa Pura I resmi mengambil alih pengelolaan parkir bandara Internasional Sultan Hasanuddin dari pihak ketiga PT Adhil Parking.

General Manager PT Angkasa Pura I Rachman Syafrie menjelaskan, diambil alihnya pengelolaan parkir itu karena pihaknya sudah mampu untuk mengelola parkir bandara.
Selama ini kurun waktu 2008-2013, PT Angkasa Pura belum bisa mengkoordinir parkir. Namun pada 2014, PT Angkasa Pura I optimis mampu melakukan perbaikan pelayanan di sejumlah titik, salah satunya adalah area parkir.

Berdasarkan aturan undang-undang penerbangan, semua fasilitas dan pengelolaan di area bandara merupakan hak mutlak yang dikelola oleh PT Angkasa Pura sebagai perusahaan penerbangan. Namun bila PT Angkasa Pura tidak mampu, maka dapat dipihak ketigakan.

“Selama ini, dalam kurun waktu lima tahun, kami memang belum bisa mengelola tarif parkir. Makanya kami memberikannya ke pihak ketiga. Tapi di tahun ini kami mencoba untuk mengambil alih pengelolaan parkirnya,” ujarnya kepada wartawan saat ditemui di Bandara Sultan Hasanuddin Kamis (02/01/14).

Saat ini tarif bandara masih tetap sama dengan tarif yang ditetapkan Adhil Parking, untuk Mobil Rp 4000 per jam dan roda dua Rp 2000 per jam. Namun kedepannya akan ada penyesuaian tarif parkir bandara. Pasalnya untuk ambil alih parkir bandara ini, PT Angkasa Pura menggelentorkan anggaran sebesar Rp1,7 Miliar.

Komentar