oleh

Hanura Siap Tampung Partai Gurem

Editor :Azis Kuba-Berita, Politik-

JAKARTA — Partai Hanura mengajak semua pihak menghormati dan mengapresiasi kerja keras Komisi Pemilihan teman-teman Umum (KPU) dalam melakukan verifikasi faktual terhadap semua partai politik, yang mendaftar menjadi peserta Pemilihan Umum 2014 mendatang.

“Harus kita hormati dan apresiasi atas kerja keras teman-teman KPU dalam melakukan verifikasi faktual terhadap parpol,” ujar Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin (Selasa, 8/1).

Terkait hasil verifikasi faktual tersebut, Hanura sendiri sudah memprediksi bakal lolos. Mengingat, kader Hanura yang duduk di legislatif merata di semua kabupaten/kota serta provinsi.

“Dengan jumlah anggota DPRD Kab/Kota maupun Provinsi yang merata di hampir semua daerah, tentu ini tidak terlalu sulit untuk Hanura memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam UU dan ini sudah kita prediksi sejak awal,” jelasnya.

Bersama delapan partai yang ada di parlemen saat ini, PDIP, PKB, PAN, Golkar, PKS, Gerindra, Demokrat, PPP dan satu partai baru, Partai Nasdem, Hanura akan menjadi peserta Pemilu 2014 mendatang.

Dengan hanya diikuti 10 partai pada pileg nanti, Saleh Husin yakin, tentu akan lebih memudahkan masyarakat untuk menentukan pilihannya. Tak hanya itu, diharapkan pelaksanaan Pemilu juga lebih berkualitas.

“Hanura dengan tangan terbuka dan senang hati menerima teman-teman dari parpol yang tidak lolos verifikasi untuk bergabung guna berjuang bersama menuju Indonesia yang bermartabat,” tandasnya.

Kemarin, KPU juga mengumumkan 24 4 partai yang dinyatakan tidak lolos.

Ke-24 partai itu adalah; Partai Bulan Bintang (PBB); Partai Demokrasi Pembaruan (PDP); Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI); Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB); Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN); Partai Persatuan Nasional (PPN); Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK); Partai Kesatuan Demokrasi (PKDI).

Selanjutnya Partai Kongres, Partai Serikat Rakyat Independen (SRI); Partai Karya Republik (Pakar); Partai Nasional Republik (Nasrep); Partai Buruh; Partai Damai Sejahtera (PDS); Partai Republika Nusantara; PNI Marhaenisme; Partai Karya Peduli Bangsa (PKBP); Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI); Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU); Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI); Partai Republik; Partai Kedaulatan; Partai Bhineka Indonesia; dan Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (PNBKI).

Komentar