oleh

Pemrov Bantu 40 Persen Kesehatan Gratis Kota Makassar

Editor :rakyat-admin-Daerah

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR – Tahun 2012 Pemprov Sulsel kembali mengalokasikan dana kesehatan gratis untuk Kota Makassar sebesar Rp16.891.200.000 atau 40 pernsen dari total kebutuhan. Dana itu untuk rumah sakit milik Pemkot Makassar yakni Rumah Sakit Umum Daerah Daya dan Puskesmas-puskesmas milik Pemkot.

Alokasi dana tersebut cukup besar karena tingginya masyarakat Kota Makassar yang berobat di enam rumah sakit tersebut. Adapun ke enam rumah sakit tersebut masing-masing Rumah Sakit Umum Labuang Baji, Rumah Sakit Haji, Rumah Sakit Sayang Rakyat, Rumah Sakit Dadi, Pertiwi, dan Fatimah. Anggaran tersebut termasuk Balai Kulit dan Balai Gigi yang juga milik Pemprov Sulsel.

Kepala Seksi Dinas Kesehatan Sulsel, Rahmat menjelaskan, beban anggaran pelayanan kesehatan gratis di Kota Makassar lebih besar ditanggung oleh Pemprov Sulsel. Sebab, sarana-sarana kesehatan rumah sakit milik pemprov yang 100 persen dibiayai oleh APBD Provinsi, langsung melayani masyarakat Kota Makassar.

“Sekitar 90 persen pasiennya menggunakan KTP + KK kota Makassar (warga kota Makassar). Sedangkan tanggung jawab pembiayaan sepenuhnya 100 persen dibebankan kepada APBD Provinsi,” tutur Rahmat, Senin (27/8).

Ia menambahkan untuk dana sharing yang disiapkan Pemprov Sulsel untuk Pemkot Makassar nilainya menghampiri Rp17 miliar sementara enam rumah sakit Pemprov sebesar Rp39 miliar. Jadi, total keseluruhan sebesar Rp56 M untuk pelayanan kesehatan Gratis di kota Makassar sedangkan Pemkot hanya Rp25 miliar.

Sementara RSUD Daya juga mendapat dana dari Pemprov Sulsel. RSUD Daya merupakan rumah sakit rujukan antara untuk Kabupaten Maros, Pangkep, dan Barru sebelum dirujuk ke RS Regional Wahidin Sudirohusodo.

“Dalam fungsi sebagai rujukan untuk pasien lintas batas yang dilayani di RSUD Daya, semua ditanggung Pemprov berdasarkan Perda No 2 Tahun 2009 tentang kerjasama kesehatan gratis dan ada dana disiapkan sebesar sebesar Rp535.903.020,” tambahnya.

Selain itu, Pemprov Sulsel mengalokasikan pula dana kesehatan gratis untuk Rumah Sakit Regional Wahidin Sudirohusodo sebagai rumah sakit pusat rujukan di Sulsel sebesar Rp17,7 miliar.

Sementara Anggota komisi E DPRD Sulsel Ilham Noer Toadji yang di hubungi menyatakan, langkah yang diambil Pemprov itu sudah maksimal. Ini, katanya,merupakan kepedulian Pemerintah Sulsel dalam menerapkan program kesehatan gratis, artinya memang berharap agar semua masyarakat akan tersentuh program kesehatan gratis.

“Kami juga sudah mengetahui, hal itu, jadi langkah yang ditempuh Pemprov itu sudah maksimal, dan itu merupakan kebijakan yang sangat dinatikan masyarakat,” ulasnya (RS6/her/C)

Komentar