oleh

Guru Di Makassar Buka “Program Dompet Peduli”

Editor :rakyat-admin-Daerah

Bagi Guru Yang Terzalimi

 

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR-Forum Pengkajian Aspirasi Guru Indonesia (FK-PAGI) Provinsi Sulsel dan Kota Makassar akan melakukan program dompet peduli untuk membantu guru yang terzalimi. Rencana ini muncul akibat perlakuan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar kepada ribuan guru yang belum terbayarkan tunjangan sertifikasinya serta proses mutasi yang dilakukan secara sepihak oleh Disdik Makassar.

“Insya Allah kita akan melakukan pertemuan Kamis (23/8) besok untuk membahas bagaimana teknis Program Dompet Peduli. Termasuk rencana untuk menuntut Disdik ke Pangadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait keputusan Mutasi 3 orang guru secara sepihak,”ungkap Ketua FK PAGI Sulsel, Nurdin, Selasa (21/8).

Menurutnya, hingga kemarin Disdik belum membayarkan sisa tunjangan sertifikasi selama tiga bulan yang telah dijanjikan. “Biar satu sekolah pun belum ada yang terbayarkan. Padahal, Sekretaris Disdik Kota Makassar, Muhyidin sudah menjanjikan di depan guru-guru dan Anggota Dewan sebelum lebaran akan di bayarkan semuanya,”lanjut Nurdin.

“Kita menyewa pengacara, jadi membutuhkan anggaran untuk itu, makanya kita buka Program Dompet Peduli untuk guru yang terzalimi. Kalaupun Disdik tetap ngotot dengan keputusan mutasi tersebut, maka kami bersama ribuan guru yang tergabung dalam FK PAGI akan melawan dengan cara apapun termasuk membawanya ke PTUN,” terangnya, kemarin.

Nurdin menambahkan, beberapa sekolah sudah memberikan respon. Tinggal membahasnya dalam pertemuan nanti.(RS1/her/C)

Komentar