oleh

Amankan Lebaran, Polres Gowa Siagakan 200 Personel

Editor :rakyat-admin-HL
Perwira Polresta Gowa siap amankan Lebaran IdulFitri 1433 Hijriah.

RAKYAT SULSEL . GOWA – Sebanyak 200 personel akan diturunkan Polresta Gowa untuk operasi pengamanan selama lebaran Idul Fitri 1433 Hijriah.

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya berbagai kejadian seperti tindak pidana dengan kekerasan dan kecelakaan selama lebaran.

Selain melibatkan aparat kepolisian, juga pihak terkait seperti, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kesehatan, PMI, dan tokoh masyarakat khususnya di daerah dianggap rawan.

Kasubag Humas Polres AKP Andry Lililay mengatakan, sekitar 200 personel akan bertugas dalam operasi ketupat di Gowa, mulai H-7 hingga lebaran Idul Fitri, untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminal dan kecelakaan di wilayah Polresta Gowa. “Kami sudah menempatkan personel di beberapa titik yang dianggap rawan terjadi kecelaan lalulintas dan tindak kriminal,” ujar Andry.

Dia menambahkan, dalam operasi ketupat tersebut masing-masing petugas akan siaga di posko pengamanan yang disiapkan, dan posko pelayanan bagi para pemudik. Seperti tahun lalu, didirikan beberapa posko pengamanan dan posko pelayanan. “Posko tersebut ditempatkan di perbatasan antara Makassar-Gowa, ada di Gowa-Takalar, serta di daerah yang disinyalir kerap terjadi kecelakaan dan rawan tindak akriminal seperti di terminal dan pasar,” urainya.

Petugas yang akan menempati posko masing-masing terdiri dari anggota Polisi, TNI, Satpol-PP, Dishub, Kesehatan, PMI, Tagana. “Dan kita juga akan menyiagakan petugas pemadam kebakaran dan perlengkapannya, serta operator alat berat dari Dinas Bina Marga dan Pengairan serta BPBD Gowa,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau para pemudik yang akan melewati Jalur mudik agar supaya berhati-hati. “Dan kepada para dealer juga dilakukan koordinasi untuk ditempatkan di Posko agar dapat memberikan pelayanan kepada penguna kendaraan yang mengalami kerusakan,”kata Andry, di Sungguminasa kemarin.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik dan meninggalkan rumah terlebih dahulu memeriksa segala sesuatunya dan melapor pemerintah setempat. “Sebelum rumah ditinggalkan. Periksa jendela dan pintu, pastikan agar benar-benar dalam keadaan terkunci. Jika perlu minta bantuan kepada keluarga atau tetangga yang tidak pulang kampung untuk memantau,” kuncinya. (K1/C)

Komentar