oleh

Langgar Jam Operasi, Izin THM Dicabut

Editor :rakyat-admin-Daerah

Polres Warning Pihak Pengelola

 

RAKYAT SULSEL . TANA TORAJA – Kepolisian Resort Tana Toraja, mengeluarkan peringatan keras kepada pengelola Tempat Hiburan Malam (THM), yang ada wilayah hukum Polres Tana Toraja, termasuk THM yang ada di Toraja Utara. Kesepakatan untuk mengurangi jam operasional setiap THM telah disepakati antara pihak kepolisian, pemerintah daerah serta pengelola THM. Dan jika ada yang melanggar kesepakatan tersebut selama bulan Ramadhan, maka izin operasionalnya dicabut.

“Ini sudah kesepakatan bersama, dan jika ada ada yang melanggar jam operasi seperti yang ditetapkan dan disepakati, kita akan cabut izinnya,” kata Wakapolres Tana Toraja, Kompol Novly F Pitoy kepada Rakyat Sulsel, Kamis (26/7) kemarin.

Menurut Nofly, sebelum memasuki bulan Ramadhan, pihak kepolisian sudah melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah, serta para pengelola tempat hiburan malam di wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara, dimana dalam pertemuan itu, disepakati, jam operasi setiap THM baik cafe maupun karaoke dibatasi selama Ramadhan dan hanya dibuka pada pukul 21.00 hingga pukul 23.00 Wita. “Kesepakatan lainnya adalah tiga hari sebelum Ramadhan dan tiga hari menjelang Idul Fitri, THM harus tutup total,” tegas Nofly.

Hasil pertemuan ini diperkuat dengan surat edaran bupati Tana Toraja nomor 281/VII/Kesbang tertanggal 16 Juli 2012, yang isinya, THM dan sejenisnya, yang berada di wilayah kabupaten Tana Toraja diperintahkan untuk tidak beroperasi tiga hari sebelum memasuki Ramadhan 1433 Hijriah, serta tiga hari menjelang Idul Fitri, selain itu surat edaran itu juga membatasi jam operasional setiap THM. (k12/dj/C)

Komentar