oleh

Pemkab Gowa Apresiasi Dai Umrah Dan Haji Gratis

Editor :rakyat-admin-Daerah
H Ahmad Muhajir saat mengundi TPHD Gowa 2012.

RAKYAT SULSEL . GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memberi apresiasi besar terhadap para muballig. Bentuk apresiasi pemerintah di Butta Gowa Bersejarah ini dituangkan dalam pemberian reward berupa berangkat haji dan umrah gratis.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Gowa, H Syamsuddin Bidol mengatakan kebiasaan Pemkab Gowa ini dilaksanakan setiap tahun sejak kepemimpinan Bupati Gowa, H Ichsan Yasin Limpo periode pertama (2005-2010) hingga kini. Dilanjutkan, kali ini, sebanyak 99 tim dai Pemkab Gowa mengikuti undian haji dan umrah di Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati Gowa, baru-baru ini.

Ia mengaku, dari pengundian ini, terpilih 3 orang dai yang akan menunaikan ibadah haji pada 2012 yakni, Abd Kadir Kulle, Rustam Wahab, dan Nurbaeti. “Ketiganya nanti akan berfungsi sebagai tim pembimbing haji daerah (TPHD) Kabupaten Gowa,” jelas Syamsuddin.

Ditambahkan, selain itu, empat orang dai juga akan diberangkatkan tahun ini untuk melakukan ibadah umrah. Keempat muballig itu yakni, Abu Bakar Paka, Ahmad Muhajir, Hamzah Adam, dan St. Fatimah.

Khusus TPHD, diharapkan untuk menyiapkan diri dengan baik guna mengantisipasi segala sesuatu yang akan dihadapi di tanah suci nanti. “Jadi kami minta TPDH memantapkan dirinya sebelum berangkat menunaikan ibadah haji karena mereka memiliki tugas ganda, yaitu beribadah dan membimbing jamaah,” pesannya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa, H Ahmad Muhajir. Menurutnya, beban berat dipikul setiap TPHD. Karena itu, mereka harus mantap dulu sebelum menuju tanah suci Mekkah.

Rustam Wahab menyatakan, terpilihnya dirinya menjadi TPHD tahun ini merupakan sebuah karunia. “Ini sebuah penghargaan dari Allah SWT kepada saya, karena dari sekian banyak nama yang diundi salah satunya yang mendapatkan kesempatan menuaikan ibadah haji gratis,” akunya.

Namun, dari seluruh dai yang menfdapat kesempatan beribadah gratis di tanah suci dari Pemkab Gowa, terlihat Abd Kadir Kulle yang paling sumringah. Mantan Qari terbaik Kabupaten Gowa ini mengaku dipilihnya menjadi TPHD Gowa tahun 2012 merupakan sebuah mimpi. “Saya kayak bermimpi setelah disebut namaku sebagai TPHD,” ujarnya polos.

Mekanisme penentuan peserta umrah dan TPHD Kabupaten Gowa dilakukan secara demokratis. Setiap dai menulis namanya masing-masing kemudian dimasukkan kedalam kotak untuk diundi. (K1/C)

Komentar